Peringati May Day, Kapolres Bojonegoro Ajak Memperingatinya Dengan Gelar Tasyakuran di Mapolres

BOJONEGORO | AP.COM – Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si dalam memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day mengajak anggota serikat Buruh dan Pekerja yang tergabung dalam KSPI Kabupaten Bojonegoro dengan mengadakan tasyakuran bersama anggota KSPI Bojonegoro pada hari Selasa (01/05/2018) pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB di Aula Parama Satwika Mapolres Bojonegoro.

Pelaksanaan tasyakuran dalam rangka memperingatai May Day tersebut dimaksudkan untuk mengubah peringatan May Day yang biasanya hanya dengan aksi demo dengan acara yang Funday sesuai dengan arahan Kapolri yang menginginkan peringatan May Day is Funday diseluruh Indonesia.

Selain dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, acara juga dihadiri oleh Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh. Redinal Dewanto, S.Sos, Pj. Sekda Bojonegoro Yayan Rohman, AP., MM mewakili Bupati Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Kab. Bojonegoro H. Sukur Priyanto, SE, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro Agus Supriyanto, SH., MH., M.Hum, Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro yang diwakilkan Kasubag Humas Isdarianto, SH, Ketua FKUB Bojonegoro KH. Alamul Huda, Ketua SPSI Kabupaten Bojonegoro Sugihanto serta Perwakilan pengurus dan pekerja di Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir serta mengungkapkan bahwa maksud dan tujunan diselenggralan kegiatan ini untuk mempererat tali silahturahmi dan menciptakam suasana yang baru, dimana pada peringatan May Day yang sebelumnya identik dengan demontrasi, mengajak para pekerja dan buruh mengubah May Day menjadi Funday.

 

“Sehingga mari kita ubah menjadi May Day is Fun Day dengan cara saling silahturahmi serta saling menyampaikan usul dan saran”, ungkap Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengajak untuk menyelesaikan segala permasalahan didalam serikat buruh dengan kepala dingin serta dengan cara diskusi dan saling kenal.

Kapolres juga menambahkan untuk merubah maindset didalam masyarakat yang selama ini pada peringatan Mey Day yang sekan-akan menjadi penakut bagi masyarakat dikarenakan banyaknya demo yang menutup akses jalan, namun di wilayah Bojonegoro tidak terjadi aksi unjukrasa.

“Acara pada hari ini cukup sederhana dan tidak formil dikarenakan tadi malam telah dilaksanakan kegiatan di gedung PPIK yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga kerja sehingga kita hanya syukuran, namun penuh makna kebersamaan dan silaturrahmi”, imbuh Kapolres.

Sementara itu, Pj. Bupati Bojonegoro yang diwakilkan oleh Pj Sekretaris daerah mengatakan bahwa forum silahturahmi ini terselenggara sekaligus sebagai sarana mengenal Kapolres Bojonegoro yang baru, yang apabila di jalan sudah tidak asing dan saling bertegur sapa. Selain itu juga mengapresiasi kegaiatan May Day yang dilaksanakan dengan adat Bojonegoro yakni gotong royong dalam membangun kemajuan Bojonegoro dan tidak ada demo dari pekerja, sehingga wilayah Bojonegoro aman dan kondusif.

“Acara ini sesuai adat Jonegoroan, yaitu gotong royong dalam membangun kemajuan bersama”, tutur Yayan

Sedangkan Sugihanto selaku Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia di Bojonegoro Sugihanto dalam sambutannya menuturkan bahwa suatu kebanggaan bagi seluruh pekerja dan buruh di Bojonegoro, dimana pada ulang tahun Hari Buruh Internasional atau May Day tahun ini bisa dihadiri oleh beberapa elemen Pemerintahan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu juga mengapresiasi kepada Kapolres dikarenakan berkenan mengajak para pekerja dan buruh duduk bersama dan berkumpul di acara forum silahturahmi.

Selain itu, dalam imbuhnya juga menuturkan bahwa adanya perbedaan perkerja di Kota besar dikarenakan memiliki pemikiran bahwa penghasilan buruh di Kota besar berdasarkan dari perusahaan, sehingga menimbulkan pemikiran di kepala para buruh yaitu apa yang dicari dan dicari, sedangkan pekerja buruh di Kabupaten Bojonegoro murni bekerja untuk keluarga dan tidak terlibat dengan politik.

“Organisasi serikat kerja merupakan idenpendent yang dibentuk dengan prinsip oleh pekerja untuk pekerja dan aspirasi yang di perjuangakan untuk pekerja”, tutur Sugihanto.

Usai sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh KH. Alamul Huda dan pemotongan kue oleh Ketua SPSI Kabupaten Bojonegoro yang diberikan kepada jajaran Forpimda serta ditutup dengan ramah tamah. (Mark)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *