FORKIM Kembali Turun Kejalan Menyuarakan Aspirasi Rakyat Mojokerto

MOJOKERTO – AP.COM – Terasa tak ada lelahnya FORKIM (Forum Komunikasi Independent Mojokerto) yang di komandani Sugiantoro, SH menyuarakan keinginan yang terdalam dari masyarakat kabupaten Mojokerto, terutama dalam mendukung upaya KPK menegakkan suplemasi hukum memberantas tikus-tikus yang menghabiskan uang rakyat kabupaten Mojokerto, demo senin (7/5/18).

FORKIM adalah kumpulan dari seluruh Ormas, LSM dan media yang ada di Mojokerto yang getol memperjuangkan dan selalu memantau setiap kebijakan pemerintah daerah yang dirasa menyimpang dan terindikasi adanya dugaan tindak pidana korupsi, pasalnya Kabupaten Mojokerto sangat berpotensi dan lahan empuk untuk pejabat melakukan Korupsi, hal ini terbukti dari bupati-bupati sebelumnya juga masuk penjara dikarenakan melakukan korupsi.

Pada pagi ini kembali FORKIM kembali berteriak di gedung DPRD Kabupaten Mojokerto jalan Ahmad Yani 16 Kota Mojokerto, dalam orasinya Sugiantoro, SH menekankan upaya penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan Gratifikasi, jual beli jabatan yang sudah menjadi rahasia umum PNS di Mojokerto, pengusutan terkait dugaan korupsi LPJU, dan yang mungkin tidak tersentuh oleh KPK dan penegak hukum terkait PPJ yang setiap konsumen PLN di kenakan 10% diperkirakan per tahun mendapatkan 50 Milyart sedangkan yang dibayarkan kepada pihak PLN hanya 20 milyart, Sugiantoro, SH menanyakan sisanya kemana ?
Nur Wahab selaku pengurus FORKIM juga menambahkan bahwa diperkirakan uang rakyat yang raib di korupsi oleh MKP diperkirakan sebesar 1,2 triliun yang didapat dari poin-poin diatas.

Kegiatan UNRAS (Unjuk Rasa) berjalan dengan damai dan kondusif dan keinginan yang mendalam dari peserta Unras agar penegak hukum tidak main-main dan tidak tebang pilih dalam menyikapi dan mengusut tuntas adanya dugaan korupsi dalam bentuk apapun, karena masyarakat terutama Kabupaten Mojokerto merasa malu pasalnya semua bupati yang menjabat di Kabupaten Mojokerto selalu masuk penjara. (Hd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *