16 Unit Truck Dengan Beban Sekitar 800 ton Sebagai Media Test Uji Kekuatan Jembatan Brawijaya Kota Kediri

KEDIRI | AP.COM – Rencana pemkot kediri lewat dinas pekerjaan umum(PU) dalam pembangunan jembatan brawijaya(JB)tahun 2018 ini kemungkinan akan terealisasi dimana kamis(10/5/18) melaksanakan uji test kelayakan kekuatan bangunan jembatan tersebut bersama tim teknis penguji dari ITS.

Dalam kegiatan uji kekuatan dihadiri kepala kejaksaan negeri kota kediri Martini,perwakilan dinas PUPR,Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah(TP4D) kota kediri serta Asisten Umum setda kota kediri Maria Karangowa.

 

Muji Imawan selaku ketua tim teknis penguji ITS mengungkapkan uji beban atau kekuatan ini dengan tujuan melihat kekuatan jembatan tersebut bilamana akan dilanjutkan pembangunanya karena disamping sempat terhenti dan mangkrak pembangunanya dari 4 tahun yang lalu.

Menambahkan kali ini dari tim ITS dengan simulasi kekuatan jembatan dengan panjang sekitar 175 meter tersebut tidak bisa diselesaikan satu kali test saja di karenakan sisi jembatan yang tengah sekitar 39 meter belum dilakukan pengecoran jadi akan diagendakan untuk tahap berikutnya.

Dengan 16 unit truck yang diperkirakan beban sekitar 800 ton menjadi media alat test pengujian,tujuanya guna mengkontrol lendutan yang berada di atas atau dibawah jembatan apakah masih dalam batas yang aman,dalam hitungan batas normal lendutan adalah seperlimaratus dari empat puluh yakni 80 cm tapi dari hasi test kali ini ada di angka 10 cm jadi itu sudah bagus”tegasnya.

Sementara itu kasi Rehabilitasi dan Pembangunan kebinamargaan dinas PUPR kota kediri Narto mengatakan tujuan dari test tersebut untuk mengetahui beban jembatan apakah benar-benar sudah siap dioperasionalkan.

Ditempat lain Kepala Kejaksaan Negeri martini menambahkan tidak terlepas dari kebutuhan maayarakat kota kediri yang sudah menunggu operasionalnya jembatan brawijaya juga masih menunggu legal opinion dari Kejati Jatim untuk melanjutkan pembangunnya,akan tetapi tetap bisa dipastikan tahun 2018 ini jembatan brawijaya akan dilanjutkan pembangunannya. (Pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *