Pernyataan Sikap Pjs Walikota Kediri,Forkopimda dan FKUB di halaman Pemkot Kediri

KEDIRI | AP.COM – Pjs Walikota kediri bersama forkopimda serta FKUB menyatakan sikap dan berbela sungkawa banyaknya kejadian teror bom yang selama ini melanda di negeri indonesia yang salah satunya sempat terjadi di 3(tiga)gereja yang ada di surabaya.(16/5/2018)

Di halaman pemkot kediri bersama Forkopimda serta FKUB dan Pjs walikota kediri Jumadi melakukan pernyataan sikap secara bersama-sama,ada 5(lima) point penting yakni:

1.Menyatakan rasa bela sungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya terhadap para korban serangan teror bom dibeberapa tempat di Surabaya.

2.Mendukung semua pelaksanaan ibadah semua agama dan kepercayaan khususnya di kediri.

3.Mengajak seluruh umat beragama dan seluruh komponen masyarakat untuk tetap bersatu dan tidak terpancing upaya adu domba dari berbagai pihak.

4.Mengutuk keras serangan teror bom terhadap beberapa tempat di surabaya.

5.Mari kita bersatu untuk menolak terorisme dan mendesak pemerintah dan DPR untuk segera mengesahkan UU Terorisme.

Menambahkan dimana modus dari pelaku teror bom saat ini telah melibatkan perempuan dan anak-anak dimana yang seharusnya mereka semua punya masa depan namun aksi kebiadapan ini yang tidak bisa ditolelir.ucapnya.

Pemerintah bekerja sama dengan aparat keamanan dimana titik-titik tertentu dan tempat strategis untuk dilakukan penjagaan dan tetap siaga,ini termasuk salah satu aspek dan peran pemerintah dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dan terpenting masyarakat harus tetap menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam wawancara bersama media menyatakan Pjs walikota kediri Jumadi yang juga Kepala BPKAD jawa timur langkah pernyataan sikap ini di ambil juga merupakan upaya prefentif dalam upaya cegah dini dari aksi-aksi teror di surabaya,serta terpenting adalah membangkitkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkunganya.

Menambahkan salah satunya dengan program pemerintah kota kediri seperti Program Pemberdayaan Masyarakat(PRODAMAS) juga bisa dijadikan mediator dalam rangka mengenali sejak dini karena program ini sudah langsung menyentuh pemerintahan tingkat bawah (RT) rukun tetangga.(Pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *