Jelang Pemilihan Gubernur Jawa Tengah, Sosialisasi Dispendukcapil Kabupaten Klaten Terhadap Pemilih Pemula

KLATEN | AP.COM – Menjelang pemilihan gubernur 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten klaten melaksanakan perekaman data secara mobile hal ini dilakukan guna untuk memfasilitasi pemilih pemula menggunakan hak pilih mereka pada Pilkada 2018.

Berdasarkan data DPS ( Daftar Pemilih Semula ) terdapat 28.000 orang yang belum melakukan perekaman , namun setelah dilakukan penyaringan , ternyata hanya terdapat 26.000 orang saja yang belum terdaftar atau yg belum melakukan perekaman. Sehingga dari jumlah 26.000 itu mereka belum memiliki e-KTP maupun “Suket” ( Surat Keterangan ), karena untuk bisa memiliki e-KTP maupun Surat Keterangan ( Suket ) harus sudah melakukan perekaman, Selanjut nya akan segera diselesaikan pendataan tersebut. Kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil ( Dispendukcapil ) “Widya sutrisna” menjelaskan perekaman data secara keliling sekolah telah dilaksanakan 4 minggu terakhir. Jumlah total sekolah di klaten ada 88 sekolah. Sekolah-sekolah telah di data dan di beri surat, dari dispendukcapil melaksanakan perekaman terhadap sekolah-sekolah yang terlebih dahulu merespon.

Perekaman ini kami lakukan kepada para siswa SMA/SMK yang genap berusia 17 tahun. Pelajar yang berusia 16 tahun juga bisa dilayani untuk perekaman data, asalkan per 27 Juni 2018 atau saat Pemilihan Pilgub jawa tengah di gelar telah genap berusia 17 Tahun.

Pelajar diminta membawa akta kelahiran atau Kartu keluarga saat perekaman jelas kepala dinas kependudukan dan catatan sipil ( Dispendukcapil ) kabupaten klaten “Widya Sutrisna “. Perkiraan jumlah siswa SMA/SMK yang bisa terekam E-KTP di klaten kurang lebih mencapai 9.500 hingga 10.000 siswa . bagi siswa yang telah mendapatkan “Suket” atau surat keterangan E-KTP akan dikirimkan ke sekolah pada lain hari. Sedangkan bagi siswa yang belum genap berusia 17 Tahun , data perekaman akan disimpan dan akan diberikan “Suket’’ atau surat keterangan E-KTP saat usia nya sudah genap berusia 17 tahun .

Perekaman data ke sekolah- sekolah dilaksanakan guna untuk memfasilitasi para pelajar atau pemilih pemula menggunakan hak pilih nya pada pilgub jateng tahun 2018.

Seperti yang telah diketahui, sayrat atupun ketentuan pemilih di pilkada atau pemilu adalah warga masyarakat yang sudah memiliki E-KTP. Perekaman data ke Sekolah-sekolah dilaksanakan , juga bertujuan untuk menyisir kartu keluarga yang belum masuk pada data base serta akta kelahiran yang belum masuk “SIAK” ( Sistem informasi Administrasi Kependudukan ). ( Andra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *