Duh! Guru Lamongan Ini Tega Nodai Siswi Kelas 6 SD

AP.COM | LAMONGAN – Guru sebuah madrasah ibtidaiyah (MI atau setara SD) di Pucuk, Lamongan bernama Arif Budiman dilimpahkan ke Kejari Lamongan, Selasa (22/5/2018).

Arif langsung dijebloskan ke tahanan Lapas Lamongan.Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap tersangka sudah dilimpahkan ke Kejari bersama tersangka.

Mengenakan baju batik warna cokelat, Arif yang didampingi penasihat hukumnya tetap mengumbar senyum sejak keluar dari ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lamongan.

Senyum Arif itu memudar setelah dipastikan akan mendekam di penjara.
Bahkan Arif tidak menjawab pertanyaan wartawan.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Lamongan, Adhi Setyo Prabowo mengatakan penahanan itu adalah kewenangan kejaksaan sesuai Pasal 21 ayat (1) dan ayat (4) KUHAP.

“Dalam kasus ini, ancaman pidananya maksimal 15 tahun penjara. Makanya dapat dilakukan penahanan,” ungkapnya.

Sebelumnya, tersangka dilaporkan orang tua siswi karena telah memperkosa anak didiknya.

Perbuatan bejat itu dilakukan di ruang kelas lantai II sekolahan pada 19 November 2017 sekitar pukil 13.00 WIB.

Sejak peristiwa itu, tersangka tetap mengajar.Ulah bejat guru ini terbongkar berawal dari SMS.

Awalnya keluarga korban mendapat kabar bahwa korban telah diperkosa gurunya bernama Arif Budiman.Mendengar kabar tersebut, orang tua korban terkejut.

Keluarga korban sempat tidak percaya guru itu menodai korban yang masih duduk di kelas VI.SMS itu yang menjadi petunjuk adanya komunikasi antara korban dengan tersangka.

Di antara SMS itu ada percakapan bahwa korban telah diperkosa Arif Budiman.
Tanpa pikir panjang, keluarga korban melaporkan kasus ini ke Polres Lamongan.(Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *