Masyarakat Keluhkan Mahalnya Jajanan di Pasar Wadai Limbur Raya

KOTABARU | AP.COM – Bulan Ramadhan memang menjadi berkah tersendiri bagi Masyarakat. Khususnya bagi Pedagang Jajajan atau Takjil. Karena sudah menjadi budaya, hampir diseluruh Indonesia, tingkat konsumsi Masyaramat terhadap berbagai jenis jajanan meningkat drastis.

Demikian pula yang terjadi di Kotabaru Kalimantan Selatan. Diberbagai sudut kota, muncul pasar jajan atau yang lebih dikenal Pasar Wadai.

Seperti yang ada di kawasan Perbelanjaan Limbur Raya Kotabaru. Pemerintah Kabupaten Kotabaru melokalisir Pedagang Wadai di halaman Pertokoan Limbur Raya dalam deretan stand-stand yang disediakan secara gratis oleh Pemkab.

Namun sayangnya, Masyarakat mengeluhkan mahalnya harga Jajanan atau wadai yang dijual oleh para Pedagang. Seperti yang diungkapkan Syahruddin (35 tahun). Menurutnya, harga wadai di Pasar Wadai Limbur Raya sangat Mahal dibandingkan dengan tempat lain. “ Segelas Es Pisang Ijo dijualnya 20 ribu, padahal ditempat lain pasarannya 15 ribu, bahkan ada yang 10 ribu”, terangnya.

Pria asal Kecamatan Kepulauan Kotabaru ini mengaku heran, pasalnya Pedagang Wadai Limbur Raya sudah dibebaskan dari sewa stand. “ tempanya kan sudah di gratiskan, kok harganya justru makin mahal”, ujarnya lagi.

Senada dengan itu, Masniati (40) mengaku heran dengan tingginya harga wadai di Pasar Wadai Limbur Raya. Karena menurutnya, seharusnya justru lebih murah karna sudah terlokalisir dengan baik dengan jumlah pengunjung yang banyak. “padahal (harga, red) sembako kan tidak naik, kok malah mahal”, tanya Ibu Rumah Tangga yang berasal dari Desa Sarantiung Kotabaru ini.

Keluhan masyarakat ini memang wajar, pasalnya Pemkab sudah memberikan fasilitas standar gratis. Bahkan, Bupati Kotabaru, Sayed Jakfar Alydrus, dalam pembukaan Pasar Wadai Limbur Raya (Kamis, 17/05), berpesan agar para pedangang menjaga kualitas dam harga dagangannya. “Jangan sampai, bulan Ramadhan yang penuh berkah ini dijadikan momentum untuk meraup keuntungan besar,” ujarnya waktu itu. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *