Bila terbukti Tak Memiliki Ijin, Satpol PP Banyuwangi Akan Menindak Tegas

BANYUWANGI | AP.COM – Satuan Polisi Pamong Praja ( SatPol PP) Banyuwangi angkat bicara terkait adanya Proyek Pembangunan Tanki Timbun 1 (satu) unit kapasitas 20.000 KL lengkap dengan accessories dan jalur perpipaan di TBBM Tanjungwangi, yang diduga tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Menurut Joko Sugeng Raharjo, selaku Kepala Bidang (Kabid) Penegak Peraturan Daerah (Perda) Dinas Satpol PP Kabupaten Banyuwangi, pihaknya sudah melakukan pengecekan ijin pembangunan tersebut.

“Sekitar seminggu yang lalu kami sudah mengecek kelapangan terkait ijin pembangunannya, dan pihak pertamina Banyuwangi meminta waktu untuk konfirmasi ke pertamina Jagir di Surabaya,” jelasnya, jumat petang (25/5/2018).

Lebih lanjut, Joko menambahkan bila pihaknya akan segera turun kelapangan lagi.

“Kami akan segera turun kelapangan lagi, untuk mengecek kelengkapan hasil konfirmasi dari Surabaya, dan bila tidak lengkap ijinnya, maka kami akan melakukan langkah sesuai Standart Operasional Penegak (SOP),” imbuhnya.

Sekedar diketahui, dalam berita sebelumnya disebutkan bila Proyek pembangunan tersebut milik PT. Pertamina (Persero) Area Jawa Timur S & D Regional III yang beralamat di jalan gatot subroto no72 Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi.

Dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, diketahui dikerjakan oleh PT. Patra Badak Arun Solusi (PBAS).

Sedangkan pihak yang terkait dalam pembangunan tersebut, sampai saat ini masih belum bisa dikonfirmasi. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *