Pemuda Gringging Diamankan BNN Kota Kediri, Diduga Edarkan Sabu-Sabu

KEDIRI – AP.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, kembali berhasil mengungkap kasus peredaran Narkotika jenis Sabu. Barang haram tersebut didapat dari tersangka Feri Ade Aprilian (20) warga Gringging, Rt 003/Rw 001,Desa Grogol, Kabupaten Kediri.

Menurut Keterangan Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar, mengungkapkan, kejadiannya berawal saat,Sabtu (26/5/2018) sekitar pukul 18.00 wib, BNN Kota Kediri mendapatkan informasi dari masyarakat, adanya peredaran barang haram tersebut.

Dari informasi tersebut, kemudian, petugas BNN Kota Kediri, melakukan penangkapan terhadap tersangka disebuah warung kopi yang berada dijalan Veteran depan RS Kusta, jelasnya AKBP Bunawar, Kamis (31/5/2018).

Setelah dilakukan penangkapan, lanjut AKBP Bunawar, dilakukan penggledahan terhadap tersangka. Dari hasil penggledahan tersangka kedapatan membawa Narkotika jenis Sabu.

Setelah dilakukan penangkapan, kemudian petugas BNN melakukan penggledahan kerumah tersangka, namun dari rumah tersangka tidak diketemukan barang haram tersebut,paparnya.

Setelah dilakukan pengledahan dirumah tersangka, barang haram tersebut tidak ditemukan. Kemudian tersangka dibawa ke kantor BNN Kota Kediri, untuk dilakukan tes urine, namun hasilnya negatif.

Barang bukti yang disita BNN Kota Kediri, tambah AKBP Bunawar, yaitu, 2,28 gram sabu sabu yang dikemas didalam plastik klip warna bening, 1 buah pipet kaca, satu buah HP merk Advan warna putih, 1 bungkus rokok surya, dan satu unit sepeda motor honda Revo nopol AG 4535 GD warna hitam.

Tersangka ditetapkan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) undang undang nomor 35 tahun 2009, dan kasusnya masih terus dikembangkan guna mencari jaringan lainnya, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut,pungkasnya.

Sementara itu pengakuan tersangka, Feri Ade Aprilian saat press Realese, mengaku ia belum pernah menjalani proses hukum, dan sejak SMA kelas II serta terakhir 5 bulan yang lalu, mengkonsumsi pil dobel L setiap minggunya 3 sampai 4 kali.

Setiap kali mengkonsumsi dobel L, lima butir, dan setelah berhenti mengkonsumsi Sabu sabu 4 bulan yang lalu,ungkap Feri Ade Aprilian. (pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *