Buka Bersama Meperingati Hari Lahir Soekarno di Kampoeng Soekarno

SURABAYA l AP.COM – Selasa malam Rabu (05/06),  adalah hari kelahiran Presiden pertama Indonesia Bung Karno. Untuk memperingati hari kelahirannya, DPC Surabaya partai PDI P, PAC Genteng PDI Perjuangan, pengurus anak ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Genteng, pengurus jajaran RW 13 serta warga sekitar khususnya warga Kampoeng Soekarno mengadakan acara buka bersama.

Di Pandean gang 4 RW 13 didepan rumah kelahiran Bung Karno, acara yang yang dimulai menjelang magrib ini panitia menyediakan117 tumpeng untuk acara buka bersama dan memperingati hari lahir Bung Karno.

Acara tersebut dihadiri oleh ketua DPC Surabaya PDI Perjuangan, yakni Wisnu Sakti Buana serta jajarannya juga dihadiri jajaran DPW Jatim PDI Perjuangan dan calon wakil Gubernur Mbak Puti yang didampingi oleh keluarga besar Mbak Puti. Tak lupa juga hadir ibu – ibu muslimat dan Ibu – ibu PKK Surabaya.

Mbak Puti berpesan, “kegiatan ini supaya mewijudkan rasa cinta terhadap bapak bangsa kita yakni Bung Karno.”

Dan kenapa acara ini dibuat di kampung Pandean, dikarenakan untuk mrmbangkitkan kembali memori sejarah bangsa Indonesia, bahwa di kampung Pandean RW13 Kota Surabaya inilah Bung Karno dilahirkan. Dengan meluruskan sejarah ini bisa mengubah anggapan masyarakat Indonesia yang tadinya beranggap bahwa Bung Karno lahir di Kota Blitar, ujar Mbak Puti.

Disekitar kelurahan peneleh kota Surabaya ini juga ada kampung bersejarah dimana Bung Karno belajar organisasi politik dikediaman Hos Cokroaminoto yakni di kampung peneleh gang 7.

Bagaimanapun kita harus menjaga warisan sejarah yang dihadirkan Bung Karno, serta ide dan gagasan rakyat indonesia yang terbesar yaitu ideologi bangsa yakni Pancasila, tegas Mbak Puti

Sebagai penutup panitia berpesan, Kita ketaui di bulan juni adalah bulannya Bung Karno. Dimana tanggal 1 juni adalah lahirnya pancasila, tanggal 6 juni lahirnya bung karno, serta 21 juni adalah wafatnya bung karno. Oleh karena itu di bulan juni ini kita sebagai generasi muda harus menjalankan nilai-nilai pancasila kita untuk menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia. (Kurni/lutfi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *