Dinilai Kurang Tepat, Keberadaan Pengolahan Sampah di Penganjuran Dikritik Aktifis Banyuwangi

BANYUWANGI – AP.COM – keberadaan Bank Sampah di kelurahan Penganjuran Kabupaten Banyuwangi, yang digunakan sebagai tempat pengolahan sampah dari puluhan TPST (tempat Pembuangan Sampah Terpadu) dianggap kurang tepat. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu aktifis di Banyuwangi.

“Saya anggap lokasi penempatan pengolahan sampah tersebut tidak pas, karena lokasinya berada dikawasan kota Banguwangi,” ungkap salah satu aktifis Kontrofersi di Banyuwangi, M. Yunus Wahyudi.

Selain itu, Yunus juga menjelaskan bila selain berada di kawasan perkotaan, pengolahan sampah tersebut juga sangat dekat dengan aliran sungai.

“Kalau pas hujan apa ga mencemari air sungai yang berada didekatnya?,” tanya Yunus dengan nada yang menggebu-gebu.

Tak hanya itu, lanjutnya, lokasi pengolahan sampah tersebut juga dianggap tidak tepat karena berada di dekat stadion Diponegoro Banyuwangi.

“Lokasinya berdampingan dengan lapangan Stadion Diponegoro yang sebelah barat, sehingga akan mengganggu saat sampah yang ada berada di lokasi tersebut mengeluarkan bau yang tidak sedap. Padahal kita ketahui bersama, bila lapangan tersebut sering digunakan acara-acara publik seperti konser musik, pengajian akbar dan acara-acara lainnya,” imbuh Yunus.

Sayangnya sampai berita ini diterbitkan, analisapublik.com masih belum bisa konfirmasi ke pihak yang terkait dengan adanya lokasi pengolahan sampah tersebut. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *