Ngopi Bareng, Mengintip Obrolan Hangat Pemimpin yang Merakyat

NGANJUK – AP.COM – Ditemani secangkir kopi dan gorengan serta kacang, calon Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Jumadi tampak akrab dan guyub bersanding dengan warga Desa Jambi, Kecamatan Baron, Jumat (8 Juni 2018).

Meski sederhana dan jauh dari kata mewah, pertemuan yang dibalut dalam kegiatan Ngopi Bareng itu terasa adem dan mendapat sambutan hangat dari warga.

Perkembangan Kabupaten Nganjuk ke depan mereka bahas bersama dalam suasana keakraban.

Dalam kesempatan itu pula, Kang Marhaen kembali menyosialisasikan kepada masyarakat akan terobosan yang akan dibuat saat memimpin Kabupaten Nganjuk bersama Novi Rahman Hidhayat nantinya.

Menjelang pemilihan, wakil dari Mas Novi ini memang semakin gencar bersosialisasi dengan masyarakat.

“Dalam berbagai kesempatan ia selalu menyempatkan diri untuk menyambangi setiap titik kota.

“Insyaallah jadi mas,” celetuk salah satu warga yang hadir di acara ngopi bareng. Wajah sumringah dan antusias pun ditampakkan Kang Marhaen sembari menjawab “terima kasih” pada warga.

Doa dari warga memang terus mengalir untuk pasangan dengan jargon NORMA ini. Karena saat berkunjung ke beberapa tempat, warga terus membanjiri Novi dan Marhaen agar dapat memenuhi cita-cita keduanya untuk memimpin kota angin ini.

Kang Marhaen mengaku jika ia dan Mas Novi memiliki sederet program andalan untuk memajukan Kabupaten Nganjuk ini.

Mulai dari pemanfaatan teknologi hingga pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan. Jika terpilih, pihaknya berjanji memberi layanan publik yang lebih praktis dan efisien.

Salah satunya dengan menciptakan layanan berbasis online yang dapat diakses dengan mudah di manapun. “Kita harus manfaatkan kecanggihan teknologi,” imbuhnya.

Sementara untuk ekonomi kerakyatan, skema yang diterapkan di antaranya adalah pembinaan dan pelatihan bagi UMKM dan UKM untuk dapat go nasional dan go internasional.

Karena ia menilai, UMKM di kabupaten yang juga berjuluk kota angin ini tak kalah dengan daerah lain.

“Manfaatkan peluang yang ada, karena produk asli Nganjuk banyak diincar sebenarnya,” papar Marhaen. (KMR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *