Pejabat Dinas Pertanian Lamongan terjaring  OTT  Tim Saber Pungli

AP.COM – LAMONGAN – Unit III Tipikor Polres Lamongan, dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pegawai UPT Pertanian di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

OTT tersebut diduga terkait kasus dugaan pungutan liar (pungli)seorang kepala unit  pertanian Dinas pertanian dan perkebunan kecamatan tikung, bantuan hand traktor ke kelompok tani

Jolo Maruto, KUPT Dinas Pertanian Tikung ditangkap saat menerima gratifikasi dari  bantuan hand traktor dari Dinas Pertanian yang diberikan kepada kelompok tani.

Dalam OTT itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 3.500.000.Saat terjaring OTT, Jolo Maruto sedang menerimara gratifikasi sebesar Rp 3,5 juta dari seorang penerima bantuan alat pertanian, hand traktor.Sementara di Tikung, tempat tugas Jolo Maruto ada sebanyak 7 penerima hand traktor.

Ada kemungkinan, semua penerima bantuan hand traktor juga dikenakan pungutan serupa dengan nilai yang sama.
“Saat ini tim sedang mengembangkan di lapangan,”  Sabtu (9/6/2018).

Terduga korupsi penerima gratifikasi ini hingga berita ini dikirim masih diperiksa di Unit III Pidkor Polres Lamongan.

Dengan mengenakan jaket, celana panjang warna hitam, Jolo Maruto menghadapi penyidik Pidkor di ruang Unit III Satreskrim.

Terjaringnya Jolo maruto KUPT Pertanian Kecamatan Tikung menyusul dua KUPT sebelumnya yakni, Mubaidi KUPT Babat tersangka korupsi dana Tanaman GP-PTT sekitar Rp 500 juta dari nilai bantuan Rp 1,5 miliar.

Dari alat pertanian sebanyak 4 unit diantaranya berupa, pompa disel 2 unit, 1 traktor dan 1 unit combi ditarik pungutan Rp 11, 5 juta.(Nur/rend)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *