Arbanat Hidangan Pengisi Meja Di Hari Raya Idul Fitri

AP.COM – LAMONGAN – Hari Raya idul Fitri tidak bisa kita lepaskan dari sajian makanan ringan yang tertata dimeja ruang tamu kita, beraneka macam jajanan tersedia, sering kuta jumpai juga arbanat, yaitu Makanan ringan dari gula pasir yang biasa dinamakan harum manis yang diproduksi warga Desa Kesambi Kecamatan Pucuk, Lamongan
Berbeda dengan harum manis yang dijual keliling Arbanat yang ditekuni mayoritas warga Kesambi ini menjadi jajanan yang banyak kita jumpai disetiap Hari Raya Idul Fitri, Sejak menjelang puasa produksi arbanat ini sudah terlihat kesibukan dari warga desa kesambi yang sebagian besar penduduknya memproduksi arbanat ini, pesanan jajanan ini melonjak tajam saat mendekati idul Fitri Yang Setiap hari pembuat harum manis menghabiskan rata – rata lima ton gula pasir untuk masing – masing pembuat.Selama Ramadan omsetnya sampai tembus rata – rata 150 ton gula pasir untuk 30 pengusaha, hal ini dibenarkan oleh Dzulkifli 39th salah satu pengusaha dari 30 pengusaha arbanat desa kesambi.


Cara membuat arbanat cukup mudah tetapi dibutuhkan tenaga yang kuat.

Bahannya gula pasir, tepung dan minyak.

Caranya, gula 1 kg direbus hingga mengental, setelah kental, gula di beri pewarna makanan.Didiamkan sampai sedikit padat, setelah itu adonan ditarik ulur terus menerus sampai ada bentuk serat.

Namun, sebelumnya adonan gula ini diberikan tepung dan minyak goreng.

Dari bentuk awal hingga menjadi harum manis berbentuk serabut, membutuhkan waktu sekitar setengah jam, itu bila takaran gula sebanyak 1 kilogram. Soal lamanya proses pembuatan, tergantung banyaknya bahan
Pemasaran sistem Online semakin membuka peluang usaha ini tapi banyak juga yang langsung datang ke pengusaha didesa kesambi, pesanan mereka tidak hanya dari lokal lamongan tapi sampai dari luar negeri, diantaranya Malaysia Brunei juga Arab Saudi.(Rend-Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *