Wingko Babat Kue Khas Kota Babat Yang Cocok Untuk Oleh-Oleh Setelah Mudik

ANALISAPUBLIK.COM – LAMONGAN – Babat adalah kota kecil yang berada disudut barat kabupaten Lamongan.letaknya yang menjadi persimpangan antara kabupaten tuban dan kabupaten Bojonegoro juga kabupaten Jombang sangat strategis untuk menjadi poros perekonomian yang menghubungkan beberapa kabupaten tersebut.

Kuliner khas babat yang cukup melegenda hingga sekarang adalah wingko nya, menjadi incaran para pemudik yang akan balik keperantauanya wingko babat ini omsetnya melonjak tajam di saat hari raya seperti ini, selain sangat cocok buat oleh-oleh wingko babat juga banyak dikangeni oleh mereka yang sudah lama berada di perantauan.
Wingko babat banyak ditemukan dijalan raya babat, disepanjang pasar babat banyak dijumpai kios-kios penjual wingko. Saat arus balik seperti sekarang menjadi jujukan pemudik untuk membeli oleh oleh khas kota Babat tersebut.Dengan berbagai varian rasa, mulai original, durian,coklat juga keju, hal ini semakin menggugah selera untuk mencobanya.

Dengan harga yang sangat terjangkau wingko babat banyak diburu para pemudik yang akan balik ke tempat perantauanya. Mulai dari 40 ribu hingga 50 ribu tergantung ukuran dan rasa.

Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan dan gula.setelah menjadi adonan kemudian dibentuk menjadi bulat pipih dan dimasukan kedalam oven Hingga matang. Untuk varian rasanya tergantung pada anda menginginkan rasa apa, tapi kebanyakan memilih original.

Kalau anda pernah lewat di Bundaran Babat Lamongan pasti akan melihat tugu wingko yang berada selatan Pasar Babat. Keberadaan tugu wingko ini pada hakikatnya ingin menjelaskan bahwa wingko merupakan simbol jajanan khas dari Babat, Lamongan. Pembangunan tugu wingko telah rampung pada tahun 2016 silam dan menjadi spot menarik untuk diabadikan jika melewati Babat. (Rend-Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *