Ratusan PNS Malas di Abdya Bakal Kehilangan TC

ACEH – ANALISAPUBLIK.COM –Sebanyak 244 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, bakal kehilangan tunjangan khusus (TC) dengan nominal mencapai ratusan ribu dan bahkan sampai sejutaan.

Hal ini disebabkan, para PNS ini telah melanggar surat edaran Bupati Abdya, Akmal Ibrahim yang mewajibkan para PNS masuk pada hari kerja pertama, baik itu PNS di lingkungan Setdakab Abdya, SKPK, kantor camat, maupun di RSUTP dan Puskesmas.

Terungkapnya, 244 PNS yang nekat memperpanjang masa libur lebaran dan menyepelekan surat edaran yang telah jauh-jauh hari sebelum libur diedarkan adalah dari hasil Inspeksi mendadak (Sidak) tiga tim bentukan pemerintah setempat sesuai dengan surat perintah yang dikeluarkan Bupati Abdya bernomor 094/344/2018. Wakil Bupati Abdya Muslizar. MT koordinator tim 1, Sekda Abdya Drs. Thamren tim 2 dan kepala BKPSDM drh. Cut Hasnah Nur Tim ketiga.

Akibatnya, para PNS yang dinilai malas dan tidak ta’at pada aturan ini akan dipotong TC yang diterima mereka bulan ini (Juni 2018) sebesar 50 persen. Kebijakan ini, sesuai yang tertera dalam surat edaran pemerintah setempat.

Sekda Abdya, Drs Thamrin, membenarkan hasil Sidak yang telah dilakukan pihaknya didapati sebanyak 301 PNS tidak hadir di hari pertama dari 2.063 PNS di Abdya. Dari 301yang tidak hadir ini, 244 tidak ada keterangan dan akan diberi sangsi pemotongan TC.

“244 orang itu alpa atau tanpa keterangan dan akan diberi sangsi pemotongan TC. Selebihnya sakit, izin atau cuti,” kata Sekda Thamren, Jumat (23/6/18).

Drs. Thamren menerangkan, TC yang diterima PNS di Abdya nominalnya bervariasi, untuk Golongan II menerima TC Rp 500.000 per bulan, Golongan III menerima TC Rp 600.000 per bulan dan Golongan IV menerima TC Rp 700.000 per bulan.

Sementara, TC yang diterima oleh Eselon II, Rp 2,8 juta per bulan, eselon III Rp 1,55 juta per bulan, dan eselon IV menerima TC Rp 850.000 per bulan.

“Mereka hanya menerima TC setengah dari biasanya di bulan ini,” tegasnya.

Sekda menyebut, pemotongan TC 50 persen yang dilakukan Pemkab Abdya tidak lain karena ingin meningkatkan kinerja dan kedisiplinan PNS. Apalagi, jauh sebelum libur hal itu sudah diingatkan melalui surat edaran.

“Ini demi meningkatkan kinerja dan kedisiplinan PNS saja, dan jauh hari sudah diingatkan melalui surat edaran bupati Abdya,” terangnya. (Ijal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *