Kapolrestabes Surabaya : Anggota Tidak Boleh Masuk Area TPS

SURABAYA – ANALISAPUBLIK.COM – Polrestabes Surabaya tidak akan memberi pengamanan khusus di tempat pemungutan suara (TPS) yang bakal digunakan  untuk memberikan suara pada Pilgub Jatim, Rabu (27/6/2018) hari ini.

Sebanyak 1.213 personel yang disiapkan, rencananya bakal mengamankan 3.431 tempat pemungutan suara (TPS) Pilgub Jatim 2018.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rusi Setiawan menegaskan, anggota yang sudah disiapkan akan menjaga TPS secara profesional. “Tidak ada pengamanan secara khusus di TPS, semua sama,” sebut Rudi, Selasa (26/6/2018).

Satu anggota, kata Kombes Rudi,  menjaga sedikitnya dua TPS yang berdekatan. Petugas yang ditempatkan nanti akan melakukan pengawalan dan pengamanan mulai pemungutan suara hingga mengawal hasil Pilgub Jatim. Mulai dari TPS hingga ke kelurahan dan kecamatan.

Dalam bertugas, lanjut Rudi, anggota tidak boleh ikut masuk arena TPS. Area dalam TPS menjadi tanggung jawab KPPS. Termasuk tidak boleh ikut menghitung hasil pemungatan suara. “Petugas bertanggung jawab kawal dan jaga rangkaian Pilgub Jatim,” kata Kombes Rudi-sapaan akrabnya.

Rudi mengungkapkan, anggota yang disiapkan sudah mulai berada di TPS yang menjadi tanggung jawabnya terhitung 26 Juni 2018.”Anggota tidak boleh meninggalkan TPS hingga tahapan Pilgup selesai,” terang Rudi.

Jika terjadi situasi darurat dan dibutuhkan, Polrestabes Surabaya memiliki pasukan cadangan. Satu SKK Brimob dan Dalmas dslam posisi siap dan jika sewaktu-waktu dibutuhkan, langsung berangkat. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *