Ungkap Sindikat Pelaku Penjambretan, Ketua Pengurus Barat Executive Board Chair Person Apresiasi Kinerja Polres Metro Jakbar

JAKARTA – ANALISAPUBLIK.COM – Masyarakat Jakarta Barat mengapresiasi kinerja Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat (Polres Metro Jakbar) dibawah pimpinan Kombes Pol Hengki Haryadi, dalam menangani kasus kriminal di wilayahnya.

Pernyataan apresiasi juga dilontarkan dari Ketua Barat Pengurus Executive Board Chair Person Hendardi. Menurutnya, ia merasa cukup lega dengan tertangkapnya pelaku penjambretan yang selama ini sangat meresahkan masyarakat.

Teror jalanan ini sudah sangat lama terjadi dan sudah memakan banyak korban. Seperti kita ketahui, belum lama ini korban penjambretan menimpa Dirjen Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. Ia pun mengapresiasi kinerja Kepolisian yang cepat menangani kasus tersebut.

“Sebuah bentuk kinerja yang sangat bagus ditunjukkan oleh pihak Kepolisian, sehingga masyarakat merasa sangat aman dan nyaman, walaupun seperti itu masyarakat tetap harus berhati-hati,” pungkas Hendardi, Sabtu (30/06/2018)

Namun begitu, lanjutnya, Hendardi mengharapkan agar pihak Kepolisian dapat membongkar sampai ke akar. Terlebih Kepolisian akan menghadapi tugas Internasional terutama acara Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

“Jangan sampai tamu negara atau peserta Asian Games menjadi korban yang tidak kita inginkan,” lanjut Hendardi.

Ia menegaskan, untuk memberantas sindikat yang mengatasnamakan Tenda Orange ataupun juga yang lainnya, polisi harus belajar dari pengalaman yang sudah terjadi karena kejahatan ini memang nyata dan ada terjadi.

“Jangan percaya yang sifatnya konvensional lantaran kebutuhan ekonomi yang dilakukan pelaku kriminal. alasan itu hanya kiasan, yang penting polisi memberikan efek jera. Pimpinan atau bos besar sindikat itu harus ditangkap dan diumumkan di media untuk diketahui oleh masyarakat,” tegasnya.

Prestasi pengungkapan harus diberikan reward dari kesatuan bawah sampai kesatuan atas dari segala fungsi atau statker fungsi Polri.

“Tindakan tegas dan terukur yang dilakukan oleh kepolisian juga harus diapresiasikan atau diberikan reward agar masyarakat timbul kepercayaan kembali kepada polisi,” tandasnya. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *