Saat Hendak Pergi Latihan Silat, Siswa PSHT Lamongan Tiba – Tiba Dianiaya 2 Orang Tidak Dikenal

LAMONGAN – ANALISAPUBLIK.COM – Kurang jelas apa yang dipermasalahkan oleh pelaku penusukan, nasib sial yang menimpa Arif Setiawan (23 Thn) warga  Dusun Sempu, Desa Kebet, RT 01/RW 01 Kec. Kota Lamongan, Kabupaten Lamongan, yang merupakan siswa pesilat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kota Lamongan. Arif adalah korban penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan 2 orang yang tidak dikenal.

 

 

Kronologi kejadian penganiayaan tersebut,  terjadi saat korban hendak berangkat latihan rutin bela diri PSHT di Desa Tanjung, Kab. Lamongan. Saat korban berangkat latihan silat melintasi Jl. Telaga Kidul tepatnya di pertigaan jalan depan warung kopi Desa Made, RT 01/RW 02 Kec./Kab. Lamongan  pada hari Sabtu (30/6), pukul 19.00 WIB. Tiba – tiba korban yang berjalan kaki tidak tahu apa – apa dihampiri 2 orang tidak dikenal menaiki sepedah motor dengan ciri – ciri keduanya memakai topi hitam dengan satu memakai kaos hitam dan satunya lagi memakai kaos warna putih strip biru, pelaku penganiayaan tersebut tiba – tiba berteriak dengan kata – kata kotor “Jancxxx” kepada korban, bersamaan dengan ucapan kotor tersebut korban langsung di pukul oleh salah satu pelaku yang memakai kaos warna hitam dengan mengunakan senjata tajam, senjata tajam tersebut diduga pisau hingga melukai korban pada lengan kanan atas sehingga merobek serta menembus jaket yang dipakai korban.

 

Korban akhirnya mengejar kedua pelaku tersebut kearah timur jalan, tetapi korban tidak dapat mengejar kedua pelaku tersebut karena mengunakan kedaraan bermotor berboncengan.  Hingga korbanpun melanjutkan perjalanan menuju tempat latihan dan melaporkan tindak pidana tersebut di Polsek Lamongan Kota pukul 21.00 WIB (30/6), dengan bukti surat tanda lapor (LP)  Nomor : TBL/20/VI/2018/Polsek Lamongan Kota. Korban saat melapor ke Polsek Lamongan kota didampingi ratusan massa simpatisan PSHT Cabang Lamongan.

 

“Selama pelaku belum ditemukan dan diamankan,  anggota PSHT bergerilya dan mengawal proses pelaku penusukan”, tegas dikatakan Umar Buang SH, yang merupakan Anggota dan  pengurus Ranting PSHT Lamongan Kota di mapolsek Lamongan Kota, pukul 22.00 WIB (30/6).

 

Buwang  juga memberikan arahan ke anggota PSHT, wartawan biro pantura analisapublik.com dan jajaran Polsek Lamongan Kota “bahwa permasalahan ini akan diselesaikan secara hukum,Bila tidak Secepatnya Menyerahkan kepada pihak yang Berwajib “ tambahnya.

Sedangkan Kapolsek Lamongan Kompol Johar Nawawi, SH memberikan arahan, petunjuk dan meredam aksi simpatisan warga PSHT yang menjadi korban penganiayaan yang terjadi  di wilayah Desa Made Lamongan 4 jam yang lalu.

Pihaknya dan jajaran berjanji akan mengusut tuntas kasus penganiayaan ini sampai selesai, agar kejadian serupa tidak terulang dan terulang lagi dan lagi.

“Ditengarahi Ada kelompok perguruan sering bentrok dikarenakan hal sepele, kedepan semua pihak harus bisa bersikap dewasa dalam menyikapi kejadian ini”, terang Kapolsek. (Har/Nur)

Satu tanggapan untuk “Saat Hendak Pergi Latihan Silat, Siswa PSHT Lamongan Tiba – Tiba Dianiaya 2 Orang Tidak Dikenal

  • Juli 2, 2018 pada 2:15 am
    Permalink

    Izin ralat Min… Bukan Perguruan Persatuan Setia Hati Terate Tapi yang benas Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *