Begini Pengakuan Briptu Petrus, Saat Lolos Dari KKSB

JAYAPURA | ANALISAPUBLIK.COM – Briptu Petrus Imbiri salah seorang anggota Polres Puncak Jaya yang selamat dalam insiden penghadangan dan penembakan saat menuju Torere mengaku melompat ke sungai untuk menyelamat diri sesaat setelah ditembak kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). “Saya bersama rekan-rekan langsung melompat ke sungai yang berair keruh begitu ditembak dari pinggir kali saat menuju ke Douw 2 ada masyarakat yang keluar sehingga pak camat suruh ke samping,” kata Briptu Imbiri di Jayapura, Senin (2/7/2018).

Kata dia, setelah menyelam dirinya sempat kepermukaan namun KKSB kembali menembaki sehingga dirinya kembali menyelam dan menjauh dari lokasi. Setelah menganggap aman, dirinya kemudian ke permukaan dan mencari rekan-rekannya dan setelah bertemu tiga rekan lainnya kemudian berenang untuk mencari pertolongan.

Saya sempat melihat korban Brigpol Sinton Kbarek muncul di permukaan namun tidak bisa ditolong karena arus yang deras sehingga kami mencoba berenang dan meminta tolong warga yang sedang melintas dengan perahunya,”kata Briptu Imbiri seraya menambahkan kemudian dia bersama rekan-rekannya dibawa ke Douw 1.

Setibanya di Douw 1 tak lama kemudian datang anggota TNI dan kemudian setelah tujuh anggota terkumpul mereka dibawa ke Dabra karena kondisi keamanan tidak dijamin. “Senjata kami terbatas yakni hanya tujuh pucuk, lima di antaranya senjata laras pendek atau pistol,” kata Briptu Imbiri.

Petrus Imbiri yang masuk polisi tahun 2012 mengatakan, saat ditembak KKSB dirinya berada satu perahu dengan almarhum Brigpol Kbarek, Camat Torere almarhum Obaja Froare, Muljadi dan gembala dan juru mudi bersama anak buahnya.

“Total kami bertujuh di dalam perahu motor,” kata Imbiri yang mengaku tidak mengetahui dengan pasti berapa banyak anggota KKBS yang menyerang mereka, namun saat ditembaki sempat melihat warga yang memanggil pak camat,” katanya.

Diketahui, KKSB melakukan penyerangan terhadap dua perahu motor yang ditumpangi sembilan anggota polri yang bertugas pengamanan Pilgub bersama Ka Distrik Torere Obaja Froare.

Tujuh anggota Polres Puncak Jaya selamat dalam insiden tersebut, satu tewas yakni Ka Distrik Torere Obaja Froare dan dua orang anggota polri hilang yakni Ipda Jesaya Nusi yang jasadnya belum ditemukan dan Brigpol Sinton Kbarek. Belum diketahui kapan jenasah Brigpol Kbarek dimakamkan namun dipastikan di Jayapura.(Humas Polri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *