Panji Internasional Bentuk Pagelaran Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2018

KEDIRI – ANALISAPUBLIK.COM – Sekitar 250 siswa taruna Politeknik Ilmu Taruna(PIP) Semarang turut mengibur dalam pagelaran budaya dan pariwisata kabupaten kediri 2018 yang dimulai pukul 13.00 wib(8/7).

Suatu kegiatan yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Kediri 2018 dan juga sebagai bentuk pagelaran budaya panji internasional telah membawa budaya kultur jawa yang sudah tertulis dan diakui oleh dunia lewat UNESCO.

Sekitar 48 peserta dari instansi yang ada dalam iring-iringan mobil hias start yang dimana start dimulai dari halaman depan Pemkab Kediri dan finish di simpang lima gumul.

Dalam sambutanya dan sebagai pelepas iring-iringan mobil hias Sekda kabupaten kediri H.Supoyo.SH mengatakan kegiatan ini disamping sebagai media promosi dan apresiasi seni bukan hanya di kabupaten kediri tetapi juga di berbagai daerah.

Pekan budaya dan pariwisata kabupaten kediri 2018 digelar bersamaan dengan fersival panji internasional untuk mengajak negara-negara di ASEAN bersama-sama budaya panji sebagai warisan dunia.

Menambahkan dalam kegiatan ini juga diikuti peserta negara Regional ASEAN salah satunya kamboja dan thailand.

Ada beberapa hal dalam kegiatan ini dengan mengambil tema “Panji Balik Kampung” dengan mengikuti budaya pangesti leluhur dengan tujuan untuk melestarikan serta mengembangkan warisan budaya panji dengan estetika dan etika guna mencetak generasi penerus berbudi luhur demi mencapai kemakmuran di bumi panji yang damai,ayem tentrem gemah rimpah loh jinawi.

kegiatan ini diharap mampu melestarikan,memberikan pembelajaran dan menjalin kembali budaya leluhur panji yang telah berkembang di seluruh nusantara berabad-abad silam.

Terakhir dalam sambutanya harapan dalam kegiatan panji budaya dan pariwisata kabupaten kediri 2018 bisa menjadi ajang promosi wisata budaya dan untuk generasi muda supaya dapat memupuk dan meningkatkan kerjasama dengan daerah lain guna meningkatkan pariwisata.

Antusius masyarakat kediri sangat terlihat dalam menyabut kegiatan yang diadakan oleh dinas pariwisata kabupaten kediri sepanjang hampir 6 Km dipadati masyarakat untuk melihat iring-iringan mobil hias dan permainan drum band yang dibawakan siswa-siswa taruna PIP Semarang tersebut.

Disambut oleh Bersesampainya di SLG kediri dan diresmikanya pekan budaya dan pariwisata kabupaten kediri 2018 dengan simbolis pemotongan tali pita bersama Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri.

Bersama awak media dalam komentarnya(bupati) mengatakan disamping mengenalkan dan mempromisikan wisata budaya yang ada di Kabupaten Kediri juga bisa mengenalkan dan meningkatkan UMKM yang ada dan berharap kedepan bisa membawa kabupaten kediri lebih baik dari tahu-tahun sebelumnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Forkopimda,kepala satker yang ada di kabupaten kediri dan juga perwakilan dari negara kamboja dan thailand. (Pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *