Satreskrim Polres Banyuwangi Berhasil Ringkus Pelaku Jambret

BANYUWANGI | ANALISAPUBLIK.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi berhasil meringkus seorang pria yang diduga sebagai pelaku penjambretan . Pelaku yang diamankan karena melakukan pencurian dengan kekerasa (Curas) dengan modus operandi menjambret menggunakan spedah motor tersebut adalah Mohammad Firdaus (26th) warga Desa Mrawan Kecamatan Tapen Kabupaten Bondowoso.

Palaku ditangkap diwilayah Glenmore tepatnya di depan Stasiun Glenmore, yang selanjutnya dilakukan penggeledahan di tempat tinggalnya dengan disaksikan istri pelaku.

“Anggota kami berhasil mengungkap dan menangkap pelaku jambret”, jelas Kapolres Banyuwangi AKBP Dony Adityawarman S.I.k., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratistha Wijaya, SH, S.I.K., minggu (29/7/2018).

Dari hasil penggeledahan rumah pelaku, lanjutnya, berhasil ditemukan beberapa barang bukti hasil penjambretan.

“barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 Hand Phone (HP) android merk dari brand terkenal, 9 Silikon HP berbagai merk, 1 kendaraan spedah motor matic merk Honda Vario, 1 buah belati yang diletakkan di dalam jok spedah motornya, 1 Buah dompet warna coklat yang berisi KTP, SIM C dan SIM B1 atas nama pelaku”, terang Panji (sapaan akrabnya).

Panji menambahkan, awalnya, adanya penjambretan diketahui setelah adanya seorang gadis remaja berinisial LA (18th), warga Sumbersari Kabupetan Jember, yang melapor ke Polsek Genteng, karena dirinya menjadi korban penjambretan dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Raya Kembiritan tepatnya Dusun Pandan Desa Kembiritan Kecamatan Genteng Kabupetan Banyuwangi.

“Berdasarkan laporan korban bahwa pada Sabtu 30 Juni 2018 sekira pukul 21.00 wib, pada saat korban sedang perjalanan pulang dari kuliah, pas sesampainya di daerah TKP tiba-tiba ada pengendara sepeda yang tidak dikenal dengan menggunakan sepedah motor Honda VARIO warna hitam dari arah belakang tiba-tiba menghampiri dan menjambret tas korban. Korban sudah berusaha mengejar pelaku namun tidak ketemu. Setelah adanya laporan dan mendapat keterangan dari korban, selanjutnya Polsek berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Banyuwangi, dan dari hasil penyelidikan kepolisian berhasil mengungkap dan menangkap pelaku”, imbuhnya.

Diapun menghimbau kepada masyarakat Banyuwangi yang merasa menjadi korban, agar segera melaporkan ke Polres Banyuwangi.

“Yang merasa menjadi korban agar tidak takut untuk melaporkan peristiwanya ke Polres supaya vonis terhadap yang bersangkutan bisa tinggi sehingga diharap bisa berefek jera terhadap pelaku”, himbaunya. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *