Satpol PP Kab. Kediri Gelar Operasi Gabungan Tempat Kost dan Panti Pijat

KEDIRI | ANALISAPUBLIK.COM – Maraknya kos-kosan serta panti pijat yang diduga tidak mengantongi izin diwilayah Kabupaten Kediri menimbulkan perhatian khusus dari penegak perda Pol PP Kabupaten Kediri.

Sehingga menimbulkan maraknya portitusi terselubung yang berkedok panti pijat dan kos-kosan. Hal ini jelas meresahkan masyarakat.

Berbekal aduan dari masyarakat, Satpol PP Kabupaten Kediri menggelar operasi gabungan bersama Polres Kediri, Kodim 0809, BNN Kabupaten Kediri dan Sub Den Pom V/2-2 Kediri. Disejumbelah titik khususnya kos-kosan dan panti pijat. Rabu (1/8/2018)

Dari hasil operasi gabungan tersebut, berhasil mengamankan10 orang perempuan yang tidak mengantongi identitas.

“Dalam operasi kali ini tidak fokus pada satu kegiatan, demi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, bersih dan asri di wilayah Kabupaten Kediri, terutama mengenai kelengkapan Identitas diri,” ungkap Rendrasa Karyawanto.

Masih lanjut Rendra, berdasarkan pemeriksaan di lokasi tersebut diketahui total 10 orang tanpa membawa tanpa KTP / Surat Boro. Tindakan yang diambil untuk Pemandu Lagu (PL) dan Terapis, dibawa ke Kantor Satpol Linmas dan Damkar Kabupaten Kediri.

“Dan mereka akan di BAP Tipiring oleh PPNS Satpol PP serta disidangkan di Pengadilan Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, titik-titik patroli meliputi Panti Pijat & Spa “Clasik” Ds. Tugurejo Kec. Ngasem, Panti Pijat & Spa “Havana” Ds. Gogorante Kec. Ngasem, Cafe & Karaoke “Browry” Ds. Jongbiru Kecamatan Gampengrejo dan Rumah Kos di Desa Paron.

Dan operasi gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid PPUD Susanto dan Labid Linmas Rendra Karyawanto.(Mun/Pan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *