TNI Beri Wasbang Warga Guntung

BONTANG | ANALISAPUBLIK.COM – Warga Kelurahan Guntung dan mahasiswa KKN Unmul mengikuti kegiatan penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Bela Negara  narasumbernya disampaikan oleh Pasiter Kodim 0908/Bontang Kapten Arh Muji Slamet yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kamis(2/8/18).

Satgas TMMD ke-102 Kodim 0908/Bontang melaksanakan berbagai kegiatan  sebagai wujud kepedulian dan peran serta TNI dalam memberdayakan masyarakat dan tidak hanya menitikberatkan pada kegiatan fisik semata namun juga TMMD menyelenggarakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan dan ceramah.

Kegiatan penyuluhan Wasbang dan Bela Negara terselengara atas kerjasama Kodim 0908/Bontang dengan  PT. KNI (Kaltim Nitrate Indonesia) dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkokoh pertahanan rakyat semesta. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan non fisik program TNI Manunggal Membagun Desa (TMMD) Ke -102 Kodim 0908/Bontang.

Kapten Arh Muji Slamet dalam kegiatan penyuluhan tersebut menyampaikan pentingnya wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat agar masyarakat bisa memahami pentingnya Bela Negara dan semakin mencintai NKRI .”ujar Kapten Muji .

Lebih lanjut Pasiter Kodim 0908/ Bontang  mengatakan bahwa jiwa patriotisme, persatuan dan kesatuan berbangsa didalam kehidupan sehari-hari harus betul-betul dijaga demi tegaknya NKRI. “jaga persatuan dan kesatuan antar sesama dengan tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan, jangan karena berbeda pilihan antara satu dengan yang lainnya bisa menimbulkan perpecahan.”ujar Kapten Muji .

Kegiatan Satgas TMMD ke-102 Kodim 0908/Bontang terdiri dari dua kegiatan, yaitu fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik, menyasar penurapan Sungai Bontang yang berlokasi di Kelurahan Api-Api, pembangunan turap di lokasi Masjid Nurul Jariyah Loktuan, serta pemasangan paving block di Gereja Kemah Injil Indonesia Haleluya (KIIH) di Kelurahan Telihan.

Kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara diakhiri dengan memberikan permainan atau Game Matematika Bela Negara, masyarakat sangat antusias dalam mengikuti  permainan ini. (Jok/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *