Tiga Atlet Catur Cilik Bawa Pulang Mendali Tingkat Propinsi Harumkan Kota Kediri

KEDIRI | ANALISAPUBLIK.COM – Kejuaraan tingkat propinsi yang beberapa hari dilaksanakan pada tanggal 4-7 Juli 2018, dari 18 atlet catur kota kediri yang dikirimkan untuk mengikuti kejuaraan tingkat provinsi, ada 3 nama yang berhasil meraih medali untuk Kota Kediri.

As Syahsyah Sakish Thirof dari SDI Al Huda Kediri yang meraih medali perak dan Muhammad Zaky Irfansyah dari SD Mojoroto 3 yang meraih medali perunggu dan Afina Sani Safana dari SMAN 2 Kediri juga membawa pulang medali perunggu untuk Kota Kediri.

Ditemui langsung oleh Walikota Kediri di ruang kerjanya, kedua bocah tersebut sangat antusias dan senang bisa bertemu dengan Mas Abu, Rabu (8/8). Bagi Mas Abu, meraih prestasi di usia dini adalah hal yang luar biasa.

“Pada prinsipnya saya ingin mencetak banyak atlet, yang dibina secara berjenjang mulai sejak muda. Apalagi kalau dibimbing dari kecil lebih bisa kita arahkan. Untuk ijin ke sekolahnya juga nanti kita bisa ijinkan. Jadi urusan akademisnya bisa aman,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Kediri ini juga memantau perkembangan catur di Kota Kediri. Salah satunya melalui kegiatan peringatan HUT RI, banyak pemuda yang antusias mengikuti pertandingan olahraga termasuk catur.

“Mereka yang punya minat dan bakat ini bisa kita bina. Saya ingin bisa menyumbang atlet untuk Indonesia di kancah dunia. Jadi saya tidak mau targetnya cuma tingkat Jawa Timur saja,” ujar Mas Abu.

Dalam kesempatan itu, Mas Abu bertanya kepada kedua anak tersebut apakah main catur itu gampang apa susah.

“Gampang. Pernah main sama mas Zaky. Pernah kalah, pernah menang,” ungkap Syahsyah, atlet catur Kota Kediri yang berusia 7 tahun ini.

Hal senada juga dijawab oleh Zaky. “Gampang, sudah main catur dari TK,” ujar atlet catur berusia 9 tahun ini dengan kalem.

Selain untuk melaporkan hasil Kejurprov, kehadiran atlet dan pengurus Percasi Kota Kediri ini sekaligus meminta doa restu Walikota Kediri untuk para atlet yang akan mengikuti kejurnas pada tanggal 10-16 Oktober 2018 di Provinsi Aceh.(pan/mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *