FAKTA Menggugat Gubernur DKI Jakarta

JAKARTA | ANALISAPUBLIK.COM – Pada hari Kamis 9 Agustus 2018 kemarin, kami Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) mendaftarkan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Gubernur Provinsi DKI
Jakarta (Tergugat), Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta (Tergugat I), Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta (Tergugat II) dan PT. Graha Mega Raya, Pengelola Mal Citos (Tergugat III) karena masih terjadi pembiaran terhadap orang yang merokok di Mal Cilandak Town Square (Citos).

Adapun alasan kami melakukan gugatan Legal Standing atau hak gugat organisasi
ini adalah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan peraturan baru yang
menjadi pedoman dalam pelaksanaan Kawasan Dilarang Merokok (KDM). Peraturan
Gubernur Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan, Pembinaan,
Pengawasan dan Penegakan Hukum Kawasan Dilarang Merokok.

Peraturan ini
merupakan pelaksanaan dari peraturan sebelumnya, yaitu Peraturan Gubernur
Nomor 88 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 75 Tahun
2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok.

Namun yang terlihat saat ini adalah
pembiaran terhadap pelaku usaha pusat perbelanjaan yang masih tetap menyediakan tempat dan memfasilitasi para perokok di dalam gedung khususnya di
pusat perbelanjaan (Mal) di wilayah yang menjadi domain (kewenangan) Tergugat
dan Turut Tergugat untuk melakukan Pengawasan dan Pembinaan terhadap
pencemaran udara yang berasal dari asap rokok.

Pembiaran tersebut menjadi alasan
diajukannya gugatan perbuatan melawan hukum ini, dimana telah terjadi pembiaran
yang dilakukan Pejabat Pemerintah yakni, Tergugat , selaku Gubernur Provinsi DKI
Jakarta, Turut Tergugat I, II, dan III selaku Dinas/Instansi terkait yang juga
bertanggung jawab terkait penertipan Kawasan Dilarang Merokok khususnya di
tempat umum, dalam hal ini adalah Mal Cilandak Town Square (Turut Tergugat III)
yang masih didapati perokok maupun fasilitas atau tempat bagi para perokok dapat merokok.

Dengan adanya pembiaran terhadap Kawasan Dilarang Merokok tersebut maka
bukan hanya kehilangan udara yang bersih, baik, dan sehat.

Namun, pengunjung dari
Mal tersebut juga terpapar asap rokok orang lain (menjadi perokok pasif) serta
semakin menurunnya derajat kualitas kehidupan untuk mendapatkan udara bersih.

Serta masyarakat dirusak tingkat kesehatannya dan diluluhlantahkan harkat dan
martabatnya sebagai manusia karena tidak adanya kemauan untuk melakukan
kewajibanya dalam menegakan Peraturan Gubernur No. 88 Tahun 2010 tentang
Perubahan terhadap Peraturan Gubernur No.75 Tahun 2005 tentang Kawasan
Dilarang Merokok.

Oleh sebab itu kami menuntut kepada Tergugat untuk:
Pertama, Meminta maaf kepada warga Jakarta secara terbuka melalui 3 media cetak nasional dan 6 Stasiun televisi nasional.

Kedua, Segera melakukan tindakan penegakan Kawasan Dilarang Merokok khususnya di Mal Cilandak Town Square (Mal Citos) agar menjadi kondusif
dan sehat bagi pengunjungnya.(Why)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *