Dituduh Memiliki Ilmu Santet, Seorang Warga Banyuwangi Melakukan Sumpah Pocong

BANYUWANGI | ANALISAPUBLIK.COM – karena dituduh/diisukan memiliki ilmu hitam jenis santet atau sihir, seorang pria bernama Mattawi, warga Dusun Maelang, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi menjalani ritual sumpah pocong.

Kejadian tersebut berawal dari adanya teror yang dialami Mattawi dari seorang warga tak dikenal yang menganggap bila pria tersebut memiliki ilmu santet. Untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, dan merasa tidak memiliki ataupun mempelajari ilmu sihir (santet) yang di tuduhkan warga terhadap dirinya, Mattawi melapor ke Polsek Wongsorejo.

Adanya laporan tersebut, Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin langsung bergerak dan berkordinasi dengan Forpimka Wongsorejo melakukan mediasi dengan Mattawi yang di duga memiliki ilmu santet oleh warga maelang.

“Dalam mediasi Mattawi bersumpah tidak memiliki atau mempelajari ilmu santet atau sihir, bahkan Mattawi siap di sumpah pocong di hadapan warga Maelang”, ungkap Kapolsek Wongsorejo.

Lebih lanjut, Kusmin, menerangkan kalau pengambilan Sumpah Pocong ini berlatar belakang atas terjadinya beberapa kali pengrusakan rumah Mattawi oleh orang yang tidak di kenal, dan Mattawi merasa di curigai oleh warga terkait isu kepemilikan ilmu santet atau sihir yang dimiliki oleh Mattawi.

”Untuk ketenangan dirinya, Mattawi melangkah untuk meminta MUI Banyuwangi melakukan sumpah pocong kepada dirinya dan meyakinkan warga bahwa dirinya tidak memiliki ilmu sihir atau santet”, terangnya.

Diketahui, sumpah pocong pun di gelar di Masjid Roudhatul Jannah Dusun Maelang, Desa. Watukebo, Kecamatan. Wongsorejo pada hari Rabu (15/8), di mulai pukul 09.00 WIB, berakhir pukul 10.45.

Kegiatan sumpah pocong tersebut, Dihadiri Sulistyowati (Camat Wongsorejo), AKP Kusmin (Kapolsek Wongsorejo), Kapten Sutaji ( Danramil Wongsorejo), ACH. QOSIM (Pengurus Cabang NU Banyuwangi), KH. Hayatul Ikhsan ( Pengurus MUI Kecamatan Wongsorejo), A. Holili (Ketua MWC NU Kecamatan Wongsorejo), KH. IsmaQ Mawardi (Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Wongsorejo), Suyono ( Pj. Kades Watukebo), Bhabinkamtibmas Desa Watukebo, Babinsa Desa Watukebo.

Selain itu, nampak juga masyarakat sekitar yang jumlahnya kurang lebih 150 orang turut menyaksikan pelaksanaan sumpah pocong tersebut.

Selanjutnya, Kapolsek meminta kepada Babinkamtibmas beserta 3 (tiga) Pilar melaksanakan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat Dusun, Maelang Desa, Watukebo untuk meredam situasi dilapangan pasca pelaksanaan sumpah pocong terhadap Mattawi. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *