Bekali Wasbang Ke Mahasiswa, Lettu Inf Sukamto Kunjungi Ke Stikes Cut Nyak Dhien

ACEH | ANALISAPUBLIK.COM – Dalam memberikan pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Mahasiswa Stikes Cut Nyak Dhien Langsa, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis yang diwakili Danramil 22/Langsa Barat Lettu Inf Sukamto mengunjungi Stikes Cut Nyak Dhien Langsa, Selasa (28/8/2018).

Dikunjungannya, ia memberikan pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan kepada Mahasiswa Stikes Cut Nyak Dhien Langsa, bertempat di aula Stikes Cut Nyak Dhien Langsa.

Kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan tersebut dihadiri sebanyak 80 orang peserta yang terdiri dari Mahasiswa Baru, unsur Pembina dan para mahasiawa senior Stikes Cut Nyak Dhien Langsa.

Lettu Inf Sukamto dalam pengarahannya mengutarakan tentang bagaimana perjuangan bangsa pada zaman kerajaan yang ada di wilayah Nusantara. Dimana, katanya, pada saat itu para pahlawan berperang untuk melawan musuh-musuh bangsa dalam upaya mempertahankan wilayah kerajaan.

Selanjutnya, lanjut Danramil, Indonesia selama 300 tahun lebih menghadapi perang yang bersifat kedaerahan melawan penjajahan dengan tujuan untuk mengusir penjajah dari Bumi Nusantara. Sehingga, kesadaran kebangsaan tumbuh melalui tonggak kebangkitan nasional 1908 dan berlanjut Sumpah Pemuda 1928 oleh para pemuda Indonesia.

“Akhirnya perjuangan panjang membuahkan hasil pada tanggal 17 agustus 1945 Negara Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya melalui Dwi Tunggal tokoh Proklamator Bangsa Soekarno-Hatta. Sehingga saat ini Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah memasuki 73 tahun merdeka,” ucap Danramil.

Terpenting, kata Danramil, saat ini kita harus bersatu padu di tengah kebhinnekaan mengisi pembangunan untuk membawa kemajuan dan kemakmuran bangsa. Namun demikian sekarang Negara Indonesia rentan dihadapkan pada permasalahan bangsa seperti perang modern, proxy war ideologi, proxy war ekonomi, dan proxy war sosial budaya.

Lettu Sukamto juga menambahkan bahwa budaya leluhur kita semakin lama akan semakin menghilang karena dikalahkan oleh budaya baru.

Maka dari itu, dalam pembekalan, ia juga mengajak mahasiswa untuk mengamalkan Pancasila. Karena Pancasila yang dapat mempersatukan negara kita.

Selain itu, kata Lettu Sukamto, warisan budaya kita juga harus dipertahankan supaya negara kita tetap bersatu dan menumbuhkan jiwa semangat kebersamaan dalam bentuk apapun. Dimana, saat ini banyak anak-anak bangsa kita juga banyak yang mencapai terbaik di tingkat dunia, contohnya di bidang pendidikan, olahraga dan sebagainya. [SYAIFUL AB]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *