Wabup Sidoarjo, Buka OSPEK UNUSIDA Di Gedung Rohmatul Ummah

SIDOARJO | ANALISAPUBLIK.COM – Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH membuka Ospek di Gedung Rohmatul Ummah Perum Bluru Kelurahan Sidoklumpuk Kecamatan Sidoarjo, (4/9).

Pada pembukaan Ospek tersebut ada penambahan jumlah Mahasiswa Baru (Maba) di kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida). Yang tahun lalu jumlah Maba ada 300 an dan tahun ajaran 2018/2019 sekarang jumlah mahasiswa yang mendaftar di Unusida naik menjadi 628 mahasiswa.

Wabup Sidoarjo H. Nur Ahmad Syafuddin,’ SH menuturkan Unusida merupakan salah satu kampus di Sidoarjo yang menjadi harapan masyarakat, terutama warga Nahdliyin, dari tahun ke tahun jumlah mahasiswanya semakin bertambah banyak. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi atas perkembangan UNUSIDA yang terbilang cepat,’’ katanya.

Cak Nur, (sapaan akrab Wabup) berharap seluruh perguruan tinggi di Sidoarjo bangkit dan eksis. Tidak terkecuali Unusida. Salah satu yang harus dilakukan adalah terus berinovasi seperti agar Unusida bisa berkembang,’’ ujarnya.

Lanjut Cak Nur, pemerintahan yang bagus didukung perguruan tinggi. Karena itu, kerja sama antara pemerintah dan kampus harus diperkuat. Cak Nur berharap Unusida bisa menjadi wadah untuk memenuhi keinginan warga NU yang ingin meneruskan ke pendidikan tinggi. Diharapkan keinginan masyarakat NU bisa terwujud,’’ terangnya.

Ketua BPP (Badan Penyelenggara Perguruan) UNUSIDA Arli Fauzi, menambahkan pihaknya bersyukur dengan kenaikan jumlah mahasiswa baru tahun ajaran 2018/2019 mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Unusida sudah masuk tahun kesembilan. Jumlah maba tahun ini mencapai 628 orang. Ada peningkatan hampir 100 persen dari sebelumnya,’ jelasnya.

Dan untuk diketahui bahwa selama OSPEK mahasiswa baru tidak diperbolehkan memakai sepatu, mereka harus memakai sandal “trompa” kayu, baik laki – laki maupun perempuan. Khusus mahasiswa laki – laki selama OSPEK memakai sarung.

Menurut Presiden Mahasiswa (Presma) UNUSIDA dan juga sebagai Ketua Panitia Ospek Rifa’ul Doni mengatakan pihaknya ingin mengenalkan kultur Nahdliyin kepada mahasiswa baru, pengenalan masuk di UNUSIDA tidak jauh berbeda dengan masuk di lingkungan pesantren,’ singkatnya. (Heri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *