Filariasis Harus Dibawah 1% Dinkes Atam Gandeng Stake Holder

ACEH | ANALISAPUBLIK.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang lakukan sosialisai Advokasi Filariasis Kamis 13 September 2018, kegiatan berlangsung sejak pagi dini hari pukul 09.00 Wib sampai selesai di Hotel Grand Arya berlamat Desa Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru.

Filariasis yang dikenal dengan penyakit kaki gajah yang infeksinya bersifat menahun itu disebabkan oleh Cacing Filaria yang penyebabnya dari gigitan nyamuk, seseorang dapat tertular filariasis apabila orang tersebut mendapat gigitan nyamuk dan semua nyamuk rumah, nyamuk got, nyamuk hutan, dan nyamuk rawa bisa menularkan filariasis, jadi masyarakat tentu harus mewaspadainya.

Sementara, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan untuk kasus penyakit kaki gajah di Aceh Tamiang diatas 2,4% dan dari 3 (Tiga) tahun kebelakang angka 2,4% tersebut belum ada perubahan menurun, jadi untuk menekan angka 1% perlu dilakukan Sosialisasi dan Advokasi ke semua Stake Holder Lingkungan Pemerintah Kabupaten.

Kepala Dinas Kesehatan Dr. Catur Haryati saat di konfirmasi mengatakan, Ia benar kegiatan hari ini kami pihak penyelenggaranya, hal ini kami lakukan mengingat Penyakit Kaki Gajah merupakan penyakit yang berbahaya, namun obatnya sudah ada, jadi masyarakat gak perlu kuwatir asal ketika ada gejala langsung berobat ke Puskesmas terdekat, jelasnya.

Hingga saat ini untuk kasus Filariasis masih belum ada penurunan, masih di atas 2,4%, ini tentu masih riskan sekali ya pak, jadi menurut saya perlu dilakukan sosialisasi dengan tujuan mensukseskan cakupan dari 3 (tiga) tahun berturut – turut belum maksimal menjadi maksimal dengan target di bawah 1% nantinya, ujarnya lebih lanjut.

“Kegiatan ini bukan yang pertama kali kami lakukan, sebelumnya kita juga sudah melakukan sosialisasi dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten kita, serta dengan seluruh dokter juga kita sudah lakukan, tinggal hari ini yang perlu kita lakukan yaitu menggandeng stake holder agar apa kita harapkan tercapai pak.”

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang menghimbau, Kita berharap masyarakat mau minum obat, karena dampaknya sukar disembuhkan kalau tidak di lakukan pemeriksaan secara dini, jadi ketika ada gejala jangan malu untuk berobat ke Puskesmas, dan geratis, ujar Dr. Catur Haryati.

Dalam kesempatan ini juga Kadis Pendidikan Plt. Muhammad Nur Ikut mendukung kegiatan ini, ia mengatakan, Dinas Pendidikan juga akan lakukan sosilisasi ke sekolah – sekolah baik itu dimulai dari TK sampai tingkat SMA, kita harap nantinya seluruh siswa/i mau minum obat mencegah, paparnya.

Sebelum itu kami lakukan, kita akan lakukan sosialisasi kepada seluruh guru, karena saya anggap para guru sudah memahami bagaimana caranya memberikan pemahaman tentang bahaya penyakit kaki gajah kepada murid dan walinya, dan tentu juga guru sudah memahami bagaimana caranya agar siswa tingkat TK dan SD mau minum obat jika memang indikasinya terkena Filariasis.

“Saya selaku Plt kepala Dinas Pendidikan Aceh Tamiang akan turun langsung melihat dan memberikan pengarahan agar termotivasi karena dampaknya, dan hingga saat ini, saya belum menerima laporan kalau ada murid atau siswa/i yang terkena penyakit tersebut, terangnya saat itu.” (Mydi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *