Sarapan Sambil Amal di Warung Sedekah Gresik

GRESIK | ANALISAPUBLIK.COM – Jalan Sumatera 20 GKB Gresik Minggu (23/9) pagi ada yang berbeda. Banyak berkumpul ‘punggawa’ aktivis sosial yang tampak sibuk mempersilahkan para dhuafa dan anak yatim untuk mampir ke warung yang disediakan dan sarapan sepuasnya, tanpa harus bayar sepeserpun. Dan untuk pengunjung biasa juga dipersilahkan untuk menikmati menu sarapan yang tersedia dengan membayar seihklasnya.

Warung buka setiap hari Minggu dengan beragam menu dan berstandart pelayanan, tidak membedakan antara pengunjung biasa maupun pengunjung dhuafa.

Pengelola warung mengatakan kalau amal usaha ini sepenuhnya dibiayai oleh beberapa donatur dan nantinya hasil dari laba penjualan Warung Sedekah Gresik ini akan digunakan untuk kegiatan sosial pula, seperti menyantuni anak yatim, memberi sembako kepada warga miskin yang mulai Minggu depan akan diberikan langsung ke rumah-rumah mereka.

Banyak kawan-kawan sosial hadir untuk support acara ini antara lain Hijabe Community Gresik, Warung Sedekah Lamongan, Rock in Gresik, Mitela Gresik dan JamkesWatch Gresik.

Alhamdulillah dari 100 porsi lebih yang disediakan ludes habis. Pembelinya juga bermacam-macam, mulai anggota dewan, pegawai negeri, khalayak umum. Bahkan ada pengamen tua dengan membawa alat musik seadanya berumur 75 tahun bernama Mbah Tejo dari Bojonegoro, mendapatkan bantuan dari para donatur.

Adapun doa dan harapan dari para kaum dhuafa yang kebetulan mampir adalah agar WSG ini bisa istiqomah berjualan setiap Minggu. Karena mereka benar-benar sangat terbantu dengan apa yang WSG sajikan.

“Tepat pukul 09.00 semua menu yang disajikan ludes dan membludaknya pengunjung. Walaupun panitia sudah mempersiapkan lebih dari seratus porsi, tapi karena jumlah pengunjung yang datang pagi ini luar biasa, mungkin untuk kedepannya kami akan menambah porsi masakan,” ujar Zahidur Rohmah salah satu penggerak dari Warung Sedekah Gresik.

Zahidur menambahkan. “Warung Sedekah Gresik terbuka untuk siapa saja, bagi yang ingin berdonasi baik berupa apapun, karena untuk beramal tidak harus berupa uang ataupun harta, bisa ngumpul disini untuk saling bertukar informasi saja sudah merupakan bentuk donasi pungkasnya,” (REND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *