Pemkab Sidoarjo Gelar Bimtek Kearsipan Bagi Desa dan Kelurahan

SIDOARJO | ANALISAPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Bintek kearsipan bagi Desa maupun Kelurahan dengan jumlah peserta 150 orang pengelola kearsipan di Aula Delta Graha, Selasa (9/10).

Acara yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Sidoarjo Kissowo Sidi, HP, SH, MH mengatakan. “Kearsipan memang perlu untuk desa maupun kelurahan dalam mencari solusi bila nanti dikemudian hari desa maupun kelurahan ada suatu permasalahan, dan arsip itu perlu karena kita bisa mencari titik awal solusi lebih mudah. Dan kesemua itu kita juga harus mempersiapkan Anggaran Khusus Kearsipan,” katanya.

Lanjut Kissowo, arsip dianggap remeh dan tidak diperhatikan, namun itu dahulu. Saat ini orang telah menyadari bahwa arsip sangatlah penting. “Arsip merupakan alat bukti pertanggung jawaban. Selain itu bisa menjadi bukti otentik bila suatu saat ada permasalahan. Oleh karenanya Pemkab Sidoarjo terus mendorong instansi pemerintah untuk menata dan mengelola arsipnya dengan baik. Salah satunya kepada Pemerintahan Desa,” terangnya.

“Maka dari itu saya meminta desa/kelurahan menyediakan anggaran khusus kearsipan. Anggaran tersebut harus ada. Anggarannya melalui Dana Desa. Desa bisa mengadakan Bimtek seperti ini untuk kepentingan desanya. Hal tersebut tidak lain untuk meningkatkan SDM perangkat desa dalam mengelola arsipnya dengan baik”,’ paparnya.

Anggaran untuk kearsipan bisa dari dana desa, dan tidak hanya saja. Urusan arsip tidaklah main-main. Ada pidana bagi seseorang yang lalai terhadap arsip. Semisal sengaja memusnahkan arsip di luar prosedur yang benar. Hukuman pidananya penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp. 500 juta, ulasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo Ir. Endang Soesijanti, M.Si menambahkan Bimtek seperti ini sangat penting. Pemahaman akan pentingnya arsip diberikan dalam Bimtek tersebut. Arsip bukan barang remeh temeh. Seperti yang telah dikatakan Asisten Administrasi Umum bahwa arsip menjadi bukti pertanggungjawaban.

“Oleh karenanya saya berharap pengelolaan dan penataan arsip yang dilakukan Pemerintah desa/kelurahan semakin baik,” imbuhnya.

“Saya berharap panjenengan semua paham bahwa arsip itu penting banget. Dengan adanya Bimtek selama dua hari mulai hari ini, tanggal 9-10 Oktober besok dapat diikuti dengan baik. Bagaimana tips menyimpan arsip dengan baik juga akan disampaikan oleh narasumber dari Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

“Bimtek seperti ini dapat terus diselenggarakan. Pasalnya tidak semua desa yang dapat mengikuti Bimtek. Dari 353 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Sidoarjo hanya 150 desa yang mengikutinya,” terangnya.

Bambang Irawan, Kasi Pemasyarakatan Kearsipan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim selaku narasumber memaparkan arsip selalu dipandang sebelah mata. Padahal arsip adalah dokumen penting. “Bukan hanya arsip desa, namun arsip pribadi juga penting seperti sertifikat rumah, akte kelahiran, maupun pengiriman uang,” paparnya saat memberikan materi. (HERI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *