Polda Kalteng Bekerjasama Dengan Polres Lamandau Menangkap Peredaran Narkoba Antar Provinsi

Direktorat Narkoba amankan sebanyak 7,1 kilogram jenis shabu.

PALANGKA RAYA | ANALISAPUBLIK.COM – Maraknya peredaran narkoba jenis shabu, di wilayah hukum Polda Kalteng melalui jalur tikus, yaitu Kabupaten Lamandau membuat para penegak hukum harus bekerja ekstra keras, karena dibeberapa Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, ditenggarai sebagai pintu masuk pasokan barang haram jenis shabu dari Provinsi tetangga yaitu Kalimantan Barat.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng, bekerja sama dengan Polres Lamandau, membuktikan kerja keras mereka untuk menghentikan peredaran narkoba membuahkan hasil. Berawal dari penangkapan salah seorang tersangka pengedar narkoba pada bulan September 2018, dan adanya informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman shabu dalam jumlah besar dari Kalbar menuju Kabupaten Lamandau.

Hal inilah yang disampaikan Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Rikwanto didampingi Dirnarkoba Kombes Pol. Agustinus Suprianto dan AKBP Andhika Kelana Wiratama pada saat jumpa pers Selasa (09/10) diloby Mapolda Kalteng.

“Pelaku atas nama PJ (27 th) asal Sulawesi, berhasil ditangkap petugas di Desa Rimba Jaya, kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau,” ujarnya.

Sementara itu Kombes Pol Agustinus mengatakan. “Tersangka mengaku sudah dua kali melakukan pengiriman shabu dari Pontianak menuju Banjarmasin melalui jalur ini, dan saat penangkapan pelaku yang melaju dengan kecepatan tinggi menggunakan mobil mini bus bermaksud hendak melewati razia stasioner dan hunting, yang sengaja dilakukan untuk mempersempit gerak para kurir narkoba,” ujarnya.

“Para tersangka berhasil diringkus dengan barang bukti 7,1 Kilogram narkoba jenis Shabu disimpan didalam dua buah tas ransel, kita juga masih mengejar tersangka UDN dan S yang merupakan pengendali kurir narkoba. Tersangka akan kita jerat diantaranya dengan pasal 114 , dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati,” pungkas Kombes Agustinus dihadapan awak media.

Kapolres Lamandau juga menambahkan akan meningkatkan pengawasan dan rutin menggelar razia di jalan atau lokasi yang merupakan jalur masuk shabu. (SUGIAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *