1.675 DPT Ganda Ditemukan di Biak Numfor

BIAK NUMFOR | ANALISAPUBLIK.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Biak Numfor lakukan Pencermatan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Pertama (DPTHP-1). Di ruang rapat Bawaslu pada Rabu 10 Oktober 2018.

Setelah melakukan pencermatan DPTHP – 1 untuk pengawasan penyempurnaan DPTHP-1 Tahun 2019. Bawaslu mengklaim, menemukan 1.675 pemilih ganda dari DPT yang sudah ditetapkan KPU.

Ketua Bawaslu Biak Numfor Simon Yason Mandowen mengatakan, setelah melakukan pencermatan bersama Bawaslu Provinsi Papua, terdapat beberapa item kegandaan data pemilih. Diantaranya; NIK tidak standar yang tidak sesuai di wilayah Papua terdapat 612 pemilih, NIK invalid yakni NIK yang angkanya tidak sesuai terdapat 82 pemilih, tanggal/bulan/tahun lahir yang invalid atau tidak sesuai misalnya tahun lahir yang angkanya di bawah 1900an terdapat 31 pemilih, pemilih yang berusia dibawah 17 tahun yang sudah menikah terdapat 212 pemilih dan yang berusia 80 tahun ke atas terdapat 738 pemilih dalam DPT.

“Memastikan data dalam DPT valid, Bawaslu akan berkoordinasi dengan KPU dan Disdukcapil sebagai penyedia data kependudukan.” Ujarnya.

Sebelumnya, dalam DPT Pemilu 2019 yang ditetapkan KPU, pada 19 April 2018 93.754 pemilih yang terdaftar. Sementara ini, data KPU hingga DPTHP-1 berjumlah 93.486 pemilih. (JER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *