Dinas Perikanan Gelar Festival ‘Gemarikan’ Bersama HIMPAUDI Kabupaten Kediri

KEDIRI | ANALISAPUBLIK.COM – Agenda rutin tahunan yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, yakni, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) kembali digelar. Kegiatan Gemarikan tahun ini dilaksanakan di Kampung Edukasi Lele Desa Tales Kec. Ngadiluwih, Rabu (10/10) kemarin.

Gemarikan tahun ini diikuti oleh peserta sekitar 200 anak-anak PAUD dari berbagai Kecamatan yang ada di wilayah eks Korcam Ngadiluwih dan Grogol beserta orang tuanya.

Kegiatan ini juga menggandeng Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kab. Kediri yang merupakan organisasi yang menaungi pendidikan PAUD Kabupaten Kediri. Dan dalam pelaksanakannya bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kab. Kediri.

Acara dipandu langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Kediri yang juga sekaligus ketua Forikan Hj. Rosida Masykuri. Dalam sambutannnya, memaparkan pentingnya konsumsi ikan, hal ini karena kandungan gizi yang terkandung pada ikan sangatlah penting bagi tubuh manusia.

“Ada banyak kandungan gizi dalam ikan, yakni, omega 3, protein, vitamin, mineral, bio activa dan asam lemak tak jenuh yang terbukti dapat memelihara sel-sel jaringan tubuh. Makan ikan sangatlah diperlukan bagi kita terutama bagi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan, karena ikan mengandung omega 3 (DHA dan EPA) yang sangat baik untuk perkembangan sel-sel Otak, kata Rosida dalam sambutan.

Masih dalam sambutan, jika kita ingin mewujudkan generasi muda yang berkualitas, maka para orang tua terutama ibu-ibu harus membiasakan menyiapkan menu ikan di dapurnya.

“Karena ikan juga sangat baik dikonsumsi oleh orang dewasa, karena ternyata ikan mengandung HDL (High Density Lipoprotein) yang merupakan asam lemak tak jenuh yang dapat mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nurhafid, menjelaskan bahwa kegiatan Gemarikan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dengan tujuan untuk membangkitkan masyarakat Kab. Kediri, agar membiasakan konsumsi bahan pangan asal ikan dan membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan.

“Gemarikan ini merupakan gerakan nasional yang sudah dilaksanakan mulai dari tingkat pusat sampai daerah. Output dari Gerakan Gemarikan adalah untuk memasyarakatkan makan Ikan. Dengan target mampu membangun kesadaran gizi individu maupun kolektif untuk dapat lebih meningkatkan konsumsi ikan sehari-hari,” paparnya.

Masih menurutnya, bahwa potensi perikanan di Kab. Kediri sangatlah bagus, dari data di Dinas Perikanan terlihat, bahwa produksi ikan budidaya sampai dengan tahun ini sudah sekitar 17 ribu ton yang terdiri dari ikan lele, gurami, nila, tawes, tombro dan bawal. Dari produksi tersebut yang menyumbang terbesar adalah jenis ikan lele yang mencapai 14 ribu ton.

Demikian juga dengan tingkat konsumsi ikan terus meningkat dari tahun ke tahun, tahun 2016 tingkat konsumsi ikan masyarakat Kediri sebesar 19,15 Kg per kapita/ tahun, tahun 2017 meningkat menjadi 20,01 Kg perkapita/tahun, pada tahun 2018 ini ditargetkan bisa menjadi 21 Kg perkapita/tahun.

“Tugas kami Dinas Perikanan sesuai dengan misi Bupati untuk meningkatkan produksi perikanan, dengan demikian dengan ditingkatkannnya produksi perikanan harus diikuti peningkatkan konsumsi ikan dimasayarakat, kami berharap Kampanye Gemarikan ini dapat memotivasi masyarakat Kediri untuk semakin banyak makan ikan. Mari kita saingi negara tetangga kita Singapura yang angka konsumsi ikannya sudah mencapai 55,4 Kg/Kapita per tahun, semakin banyak makan ikan masyarakat Kediri Insya Allah akan lebih sehat, cerdas dan berjaya,” pungkasnya. (MUN/PAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *