Lelang Inventaris Dinas BPPKAD Kota Kediri Bekerja Sama KPKNL Malang

KEDIRI | ANALISAPUBLIK.COM – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang akan melakukan penghapusan barang milik daerah berupa barang inventaris dan kendaraan dinas yang dimiliki Organisasi Perangkat Daeraj (OPD).

KPKNL adalah lembaga yang mempunyai tugas melaksanakan pelayanan di bidang kekayaan negara, penilaian, piutang negara dan lelang.

Kepala BPPKAD Kota Kediri melalui Kepala Bidang Pengelolaan Aset Widiantoro, pada Rabu (10/10). Tim dari KPKNL Malang melakukan survey lapangan selama tiga hari yakni mulai tanggal 10-12 Oktober 2018, tujuannya untuk penilaian yang pada tahap akhir adalah penghapusan Barang Milik Daerah (BMD) yang beberapa waktu lalu telah diusulkan oleh OPD. Penghapusan BMD ini nantinya dijual melalui lelang.

Saat ini ada 9 OPD yang diproses, karena pertimbangan tenaga dan kesediaan dari KPKNL. Apalagi untuk proses penilaian dan penghitungan membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk OPD lain mungkin dilaksanakan di tahun 2019.

Ada beberapa inventaris kantor yang dihapuskan, antara lain kursi, printer rusak, dan sebagainya. Penghapusan tidak dapat dilakukan secara keseluruhan, harus dilakukan secara bertahap. Beberapa waktu lalu juga telah dilakukan penghapusan kendaraan dinas. Barang inventaris yang akan dihapus sejumlah lebih dari 4000 barang.

Kedepan diharapkan akan tercapai pengelolaan BMD yang baik, akuntabel dan berimbang secara anggaran. Artinya barang yang tercatat di neraca dan kenyataannya balance.

Sementara itu, ditemui disela-sela melakukan penilaian, perwakilan dari tim penilaian KPKNL Malang Ani Marfiana, mengatakan untuk tahap penilaiannya sendiri dilakukakan melalui beberapa tahap.

Pertama adalah survey lapangan, pada tahap ini tim akan melihat kondisi objek-objek penilaian yang ada di lapangan seperti apa. “Jadi selama tiga hari ini kita hanya mengcapture kondisi objek yang dinilai. Lalu nanti kita olah di kantor dan akan diterbitkan laporan hasil penilaian. SOP kami 15 hari kerja setelah itu kami keluarkan nilainya,” ujarnya.

Ani menambahkan untuk laporannya nanti dalam bentuk buku. Pada laporan hasil nanti akan diberikan resume nilai-nilai barangnya. “Untuk satu OPD kita terbitkan satu buku laporan. Sementara untuk kendaraan dinas laporannya akan dibuat satu buku per satu unit kendaraan,” imbunya.

Untuk jadwal pelaksanaan penilaian, pada Rabu (10/10) kemarin di Dinas Kesehatan, DPM-PTSP, dan Kelurahan Jamsaren. Pada Kamis (11/10) di Sekretariat DPRD, Kelurahan Sukorame dan Kelurahan Dermo. Hari Jumat 12 Oktober 2018 di Inspektorat, SMP Negeri 1 Kediri dan BPPKAD. (PAN/MUN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *