Porprov Kepri Tahun 2018 Akhirnya Batal Dilaksanakan

TANJUNG PINANG | ANALISAPUBLIK.COM – Provinsi Kepulauan Riau mengakui, bahwa tidak mampu untuk membiayai pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IV tahun 2018, sehingga berimbas pada batalnya pelaksanaan ajang olahraga empat tahunan tersebut. Hal itu disampaikan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (11/10).

“Terus terang saja kemampuan dana kami hanya bisa bantu Rp 2 miliar. Kan boleh kami membantu sesuai kemampuan dan itu juga (pembiayaan Porprov), bukan kewajiban,” ujarnya saat ditemui di Masjid Agung Al Hikmah, Kota Tanjungpinang.

Pemprov Kepri sudah berupaya untuk menggandeng pihak swasta, untuk membiayai pelaksanaan Porprov, namun di tengah kondisi ekonomi yang sulit saat ini, serta ditambah mepetnya waktu pelaksanaan, hal itu sulit untuk direalisasikan.

“Jadi, lebih baik kita tunda dulu, agar bisa dipersiapkan secara matang, baik dari segi anggaran maupun sarana-prasarana pendukung lainnya,” tuturnya.

Awalnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri mengaku menyanggupi untuk melaksanaan Porprov Tahun 2018 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2 miliar yang disediakan Pemprov Kepri. “Tapi setelah rapat kemarin Selasa (9/10) KONI membatalkan. Saya juga tidak tahu persisnya kenapa,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Nurdin secara tegas menepis anggapan, jika batalnya pelaksanaan Porprov Kepri tahun 2018 ini disebabkan karena sebagian besar anggaran di APBD Provinsi Kepri digunakan untuk membiayai pembangunan Penatanaan Kawasan Gurindam 12.

Menurutnya, anggapan itu tidak ada kaitannya sama sekali. Batalnya pelaksanaan Porprov Kepri tahun 2018 ini memang murni karena defisit anggaran di APBD 2018.

“Jangan dikaitkan. Buktinya, banyak juga kok kegiatan lain yang jalan. Ini (Porprov) penting. Tapi infrastruktur juga penting,” tegasnya. (IWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *