Guru Honorer Indramayu, Masih Tidak Jelas Nasibnya!

Akibat tuntutan pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak jelas arah anginya, semua guru kategori Honorer yang tersebar di 31 Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, melakukan aksi mogok mengajar.

INDRAMAYU I ANALISAPUBLIK.COM – Hampir semua guru kategori Honorer yang tersebar di 31 Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, melakukan aksi mogok mengajar, akibat tuntutan pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak jelas arah anginya, karena terbentur oleh sejumlah peraturan Pemerintah Pusat.

Tuntutan tersebut sebelumnya pernah dilakukan pada bulan September, dengan menggelar aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan gedung Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu dan mengadakan doa bersama.

“Kita sepakat satu suara untuk tidak melakukan kegiatan belajar mengajar, tentu alasannya sederhana yakni hanya kesejahteraan sebagai mana upah seorang guru yang setiap tahunnya terus berkecukupan,” kata guru Honorer Subangkit asal SDN Cikedung 1 Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, Rabu (17/10).

Dengan aksi mogok tersebut mengakibatkan beberapa murid mengalami ketinggalan pelajaran, seperti halnya beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jatibarang Indramayu, sampai seorang Polisi Wanita (Polwan) dari Polisi Kecamatan (Polsek) setempat mengganti sementara menjadi peran seorang guru, dengan memberikan pembelajaran ke sejumlah murid.

Aksi mogok mengajar tersebut akan terus berlangsung sampai tuntutanya dikabulkan, namun peranan pemerintah Kabupaten Indramayu, sudah melakukan beberapa tindakan sebelumnya seperti mengikut sertakan honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indramayu dan akan memberikan Tunjangan Daerah (Tunda) dan Tunjangan Kinerja (Tukin) melalui alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu. (M.TOYIB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *