Kesbangpol Lamongan Sosialisasi UU No 17 Tahun 2013 di Kecamatan Lamongan

LAMONGAN | ANALISAPUBLIK.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kecamatan Karanggeneng mensosialisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Pendopo Kecamatan Karanggeneng, Kamis (18/10).

Sejumlah pimpinan ormas, sekdes dan pengurus hadir dalam sosialisasi tersebut.

Untuk seluruh ormas dan sesi ke tujuh nantinya untuk para Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban kelurahan dan kecamatan se Kec. Karanggeneng.

Narasumber sosialisasi dari
Kepala Kesbangpol Sujito dan Rektor dari Unisla Joko Nursianto,S.H.,M.H Kepala Bagian Hukum Hukum Sekretariat Daerah Kab. Lamongan.

Sujito dalam laporannya mengatakan pihaknya menggelar Sosialisasi UU No 17 tahun 2013 tentang Ormas untuk memberikan pemahaman terkait UU tersebut kepada seluruh ormas di Lamongan.

“Dengan sosialisasi ini ormas yang ada lebih tertib administrasi termasuk pada pendaftaran legalitas organisasi. Selain itu untuk penguatan dan penataan ormas yang ada demi pembangunan di Lamongan,” kata Sujito.

Ia melanjutkan UU No 17 tahun 2013 menggantikan UU sebelumnya No 8 tahun 1985. Dan di Lamongan terdaftar ada banyak organisasi masyarakat yang terdiri dari berbagai bidang. Seperti ormas keagamaan, kepemudaan, lingkungan, dan lain sebagainya.

“Banyak ormas terdata. Mereka menjadi salah faktor penentu pembangunan di Lamongan dari tiga serangkai selain peran pemerintah dan pihak swasta,” ungkapnya.

Senada, Bambang Eko Mulyono, SH,SpN.,MHum,MMA dalam membuka kegiatan sosialisasi ini mengatakan peran ormas menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.

“Keberadaan ormas menjadi kekuatan. Tidak mungkin pihak pemkab saja yang melakukan upaya pembangunan. Upaya ormas harus dioptimalkan sebaik-baiknya,” ungkapnya. (NUR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *