KPU Bentuk 265 Posko Layanan Pemilih

BIAK NUMFOR | ANALISAPUBLIK.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Biak Numfor Buka Posko Layanan Pemilih dukung Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) Pemilu 2019.

“Untuk memperbaiki Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Biak, kita sudah membentuk 265 posko layanan pemilih di kelurahan dan kampung, 19 posko di distrik dan 1 posko di kantor KPU.” Kata Sekretaris KPU Biak Agus Filma, di salah satu posko layanan pemilih Hadi Supermarket, di Biak, Papua, Sabtu (20/10).

Agus menjelaskan, dari beberapa posko layanan telah ditemukan pemilih yang tidak terdaftar. Seperti, Pemilih dengan e-KTP tapi tidak terdaftar, Pemilih yang tidak memiliki e-KTP tapi sudah melakukan perekaman data, Pemilih yang tidak memiliki e-KTP namun memilik Kartu Keluarga (KK), dan pemilih yang tidak memiliki dokumen kependudukan namun berdomisili di Biak.

“Bagi mereka yang tidak terdaftar ini akan di rekap jumlahnya kemudian dibahas dalam rapat pleno KPU. Jika memenuhi syarat pemilih, datanya di input melalui aplikasi sidali 3.” Tuturnya.

Sementara itu, bagi pemilih yang tidak memenuhi syarat seperti sudah meninggal, sudah pindah atau yang telah menjadi anggota TNI POLRI, masyarakat diminta untuk melaporkannya ke KPU untuk dihapus dari DPT.

Posko Layanan Pemilih telah dilakukan sejak 1 Oktober dan berakhir 28 Oktober 2018. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan posko layanan ini untuk mengecek kembali apakah sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 nanti. (JER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *