Tidak Terima Atas Meninggalnya Warga Yang Ditangkap, Mapolsek Bendahara Jadi Sasaran

ACEH TAMIANG | ANALISAPUBLIK.COM – Tidak terima atas meninggalnya salah satu warga Desa Tanjung Keramat, Kecamatan Banda Mulia yang ditangkap karena diduga menggunakan Narkotika jenis sabu. Berkisar pukul 10.30 Wib siang dini hari 23 Oktober 2018 diduga ratusan warga membakar Mapolsek Bendahara yang terletak di Jalan Kecamatan Bendahara Sungai Iyu, Kabupaten Aceh Tamiang.

0

Dari hasil pantauan kami analisapublik.com di lapangan hingga Pukul 01.00 Wib siang ini kerumunan massa masih memadati areal Polsek Bendahara, belum tahu pasti apa penyebabnya, namun menurut warga sekitar pemicu terbakarnya markas Polsek Bendahara diduga kuat akibat tertangkapnya salah satu warga Desa Tanjung Keramat yang memakai narkoba dikabarkan telah meninggal dunia, “Waktu diambil tidak sakit, tiba-tiba meninggal dunia,” ujar salah satu kerabat korban.

Warga yang dimaksud bernama Mahyar Ruddin, mahyar yang lahir berkisar pada tahun 87 itu ditangkap anggota Polsek Bendahara pada malamnya (22/10) berkisar pukul 22.45 Wib diduga kedapatan memakai narkoba jenis shabu.

Namun pada pagi hari Selasa 23 Oktober 2018 berkisar pukul 10.00 Wib warga mendapat laporan kalau warga yang ditangkap tadi malam telah meninggal dunia, jelas kerabat korban.

Hingga berita ini diturunkan situasi dan kondisi saat ini masih menegangkan, sebagian warga sekitar memilih untuk berdiam dirumah bersama keluarga, dan tampak oleh kami beberap truck dari Satuan Brimob tiba dilokasi. (MYDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *