Sidoarjo Ditunjuk Lagi Sebagai Tempat Ajang Kontes Ternak

SIDOARJO | ANALISAPUBLIK.COM – Kesekian kalinya Kabupaten Sidoarjo ditunjuk untuk menggelar kegiatan Expo produk dan Alsintan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang dikemas dalam acara kontes ternak dan panen pedet Dinas  Peternakan Provinsi Jawa Timur di Kawasan Pasar Induk Puspa Agro Jemundo Kecamatan Taman,  Sabtu (27/10).

Acara Kontes ternak dan panen pedet yang dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah, S.H, M.HUM. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr. drh. I. Ketut Diarmito, MP, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Pimpinan Puspa Agro, FORKOPIMDA Kabupaten Sidoarjo, dan para OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Kepala Dinas Peternakan Prov. Jatim Wemmi Niamawati, menuturkan bahwa kiranya sangat tepat pemerintah pusat memilih Kab. Sidoarjo untuk menyelenggarakan Kontes Ternak dan Panen Pedet yang mengambil tema “Dengan peningkatkan Populasi Ternak Menuju Lumbung Pangan Dunia”.

“Jatim sangat berpotensi peternakan dan produk olahannya yang cukup besar dalam mengembangkan lumbung pangan nasional,” tuturnya.

Wemmi mengatakan. “Salah satu tujuan dilaksanakan kegiatan ini, yakni memberikan motivasi kepada para peternak untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha peternakan serta menginformasikan kepada masyarakat tentang hasil – hasil pembangunan sektor peternakan,” katanya.

Acara kontes ternak yang digelar selama dua hari dan puncak acaranya pada hari minggu tanggal 28 Oktober 2018. Peserta Kontes Ternak dan Panen Pedet dari seluruh wilayah di Provinsi Jatim dan peserta pameran meliputi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, perusahaan swasta, perguruan tinggi, asosiasi dan stakeholder kesehatan peternakan.

Kegiatan kontes meliputi 8 kategori, panen pedet dihadirkan sebanyak 2.000 ekor pedet dari Kabupaten Sidoarjo dan Blitar, selain itu dipamerkan sapi ekstrem dengan berat lebih dari 1 ton sebanyak 300 ekor, ada sapi belgian blue, sapi  jaliket. Dan untuk stand pameran menampilkan sebanyak 50 stan pameran, yang diikuti oleh 20 peserta.

Pada acara puncak besok akan diserahkan penghargaan bagi pemenang kontes ternak, petugas berprestasi serta pemenang lomba lingkup pertanian, lingkup peternakan tingkat Provinsi Jatim dan Nasional.

“Kinerja Upsus Siwab tahun 2017 target kami 1,36 juta ekor dan realisasi 1,69 ekor capaiannya mencapai 124 persen. Untuk tahun 2018 target 1,29 juta ekor atau 43 persen kontribusi Jawa Timur terhadap nasional dan realisasi sampai 18 Oktober 2018 capaiannya sebesar 125 persen,” jelas Wemmi.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr. drh. I. Ketut Diarmito, MP, merasa bangga dengan Provinsi Jawa Timur, karena Upsus Siwab yang dibebankan di provinsi Jawa Timur capaiannya tidak hanya seratus persen namun sudah mencapai 125 persen, ini tidak lepas dari peran inseminator Jatim.

“Dari anggaran yang kami miliki di pusat, kami berikan Jatim hampir 60 persen, karena ini adalah gudang ternak, peternakannya benar – benar maju. Indonesia tahun 2045 bukan hanya mimpi sebagai lumbung pangan Asia tetapi kita melakukannya langkah langkah yang kongkrit,” jelas I Ketut Diarmito.

Bupati Sidoarjo, menambahkan dengan program Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Induk wajib Bunting) diharapkan populasi sapi dan sebangsanya meningkat dalam upaya peningkatan swasembada daging sehingga program ini secara otomatis mendukung lumbung pangan di Indonesia dan dunia.

Dan untuk di Kabupaten Sidoarjo setiap tahun menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha dilaksanakan Kontes Ternak, yang tujuannya menetukan ternak terbaik serta ditinjau dari kesehatannya juga.

“Di Jatim targetnya sudah memenuhi lebih dari seratus pesen jadi bisa dieksport hasil peternakannya, sesuai dengan petunjuk Presiden RI, harus banyak ekspor untuk meningkatkan kesejahteraan peternak,” tutup Saiful Ilah. (HERI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *