BP Batam Berpatisipasi Dalam Kegiatan Pameran Infrastruktur Terbesar di IIW Jiexpo 2018

BATAM | ANALISAPUBLIK.COM – BP (Badan Pengusahaan) Batam, berpartisipasi dalam kegiatan Pameran dan Seminar Indonesia Infrastructure Week (IIW) di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (31/10).

Kegiatan pameran dan seminar tersebut merupakan pameran infrastruktur terbesar di Indonesia yang dilaksanakan mulai dari 31 Oktober s.d 2 November 2018 dimana untuk kegiatan kali ini terdapat 7 sektor pameran di bidang pengembangan infrastruktur, yaitu; Pengembangan Energi (Infra Energy), Perkretaapian (Infra Rail), Kepelabuhan (Infra Port), Pembangunan Wilayah Industri dan Ekonomi Khusus (SEIZ), Pengelo‐ laan Air Bersih dan Air Limbah (Infra Water), Penga‐ manan dan Pengawasan Infrastruktur Indonesia (Infra Security) dan Manajemen Lalu Lintas (Infra Traffic).

Pameran dan Seminar Indonesia Infrastruktur Week (IIW) dibuka oleh Presiden RI Jokowi dan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, Ketua Umum Konstruksi Indonesia, Pimpinan Perusahaan yang bergerak di bidang industri dan infrastrukur serta para Duta Besar Negara-negara sahabat.

Dalam sambutannya Jokowi menyampaikan, bahwa; “Dalam 4 tahun ini kita fokus berkonsentrasi penuh dalam pengembangan infrastruktur di seluruh Indonesia, baik pembangunan jalan raya, jalan tol, jalur kreta api, airport bandara, pelabuhan, bendungan, jaringan irigasi, pembangkit tenaga listrik, pos batas negara dan pembangunan infratruktur lainnya. Semua ini dimaksudkan untuk meningkatkan konektifitas, memudahkan dan memurahkan biaya transportasi, biaya logistik. Hal ini bukan hanya untuk mempercepat pembangunan ekonomi, melainkan untuk mempersatukan Indonesia dan menghadirkan keadilan bagi seluruh Indonesia.”

Presiden Jokowi juga berpesan kepada seluruh para pekerja dan juga perusahaan serta kementerian terkait untuk selalu menjaga keamanan kerja, keamanan lingkungan, keamanan sosial, pengembangan teknologi, dan pembiayaan.
Presiden Jokowi meminta kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Kementerian PUPR RI agar seluruh tenaga kerja Indonesia wajib memiliki sertifikat karena itu sangat penting untuk menunjang persaingan global dan bersaing dengan SDM (sumber daya manusia) di negara lain. Khususnya bagi para tenaga-tenaga kerja yang berada di daerah-daerah dan pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Selain membuka pameran dan seminar IIW 2018 Presiden Jokowi juga melakukan penyerahan simbolis kepada 12 orang dari 10.000 orang tenaga terampil dari berbagai daerah di Indonesia yang memperoleh sertifikat ahli tenaga konstruksi. Presiden Jokowi juga menginstruksikan kepada Menteri PUPR RI untuk meningkatkan hingga 10 kali lipat pemberian sertifikat ahli tenaga kerja konstruksi diseluruh pekerja Indonesia.

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono berharap dengan adanya sertifikasi ini seluruh tenaga kerja Indonesia akan semakin terampil dan diharapkan dapat mendongkrak produktivitas dan kinerja pembangunan infrastruktur demi membangun bangsa Indonesia yang maju. Basuki juga mengharapkan kedepannya bahwa seluruh tenaga kerja Indonesia akan memiliki sertifikat sebagai bentuk manajemen sdm yang terampil dan profesional.

Pameran infastrukur terbesar se Indonesia ini diharapkan akan menjadi pemicu bangkitnya pertumbuhan industri dan infrastrukur serta investasi di Indonesia dan juga pengembangan SDM yang profesional, efisien dan berdaya saing, dan keikutsertaan BP Batam tentunya menjadi moment yang tepat untuk mempromosikan potensi Batam sebagai salah satu daerah industri dan investasi yang berkembang dan berdaya saing mengingat fasilitas pengembangan infrastruktur dalam menunjang kegiatan industri dan investasi sudah memadai.
Kasubdit Promosi BP Batam Ferdiana Sumiartony selaku koordinator dalam kegiatan pameran tersebut mengatakan bahwa; “Keikutsertaan BP Batam dalam kegiatan ini adalah untuk mempromosikan berbagai rencana proyek pengembangan infrastruktur pelabuhan yang akan dikembangkan oleh BP Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepri serta juga untuk mendukung percepatan infrastruktur Indonesia.

Untuk kegiatan pameran kali ini Subdit Promosi BP Batam juga turut menggandeng perwakilan dari Pelabuhan Laut BP Batam yang merupakan salah satu unit kerja BP Batam dalam mengelola jasa kepelabuhanan di wilayah KPBPB Batam.

“Dengan berpartisipasinya BP Batam dalam kegiatan ini selain untuk mempromosikan potensi Batam di skala nasional dan internasional tentunya kegiatan ini akan memberikan berbagai pandangan dan juga wawasan bagi BP Batam perihal iklim investasi dan kondisi ekonomi Batam khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia sesuai dengan amanat Presiden Jokowi.”

Kegiatan pameran dan seminar IIW 2018 akan menghadirkan lebih dari 16.000 pengunjung dan 131 partisipan dari 11 perusahaan BUMN, 72 perusahaan swasta nasional, dan 48 perusahaan internasional yang berasal dari 10 negara di kawasan Asia dan Eropa.

Selain pameran dilaksanakan kegiatan seminar dan workshop sebanyak 30 kegiatan dari berbagai bidang keilmuan dan teknologi terkait dan kegiatan bilateral meeting yang akan dikuti oleh negara Malaysia, India, Australia, Inggris dan RRC. (IWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *