Wujudkan Bonus Demografi, Tenaga Kerja Harus Berkualitas

BIAK NUMFOR | ANALISAPUBLIK.COM – Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Republik Indonesia, Dr dr M Yani M. Kes PKK, mewakili Plt. BKKBN Pusat dr. Sigit Priohutomo, MPH menjelaskan, Bangsa Indonesia sedang menunggu hadirnya puncak bonus demografi, dimana tenaga kerja Indonesia usia produktif 50 % lebih banyak dibanding usia tidak produktif. Para pakar ekonomi dunia menyebutkan, Pada masa itu, Indonesia menjadi salah satu negara yang kuat dalam bidang ekonominya. Bahkan ada yang meramalkan Indonesia masuk dalam 5 negara terkuat di dunia.

Tetapi, kata Yani, untuk mencapai hal itu, memiliki syarat utama, antaranya, tenaga kerja Indonesia harus memiliki nilai integritas, etos kerja yang tinggi dan punya jiwa gotong royong.

“Anak – anak di Kabupaten Biak Numfor memiliki kesempatan yang sama dengan anak – anak di seluruh Indonesia. Oleh karena itu teruslah kembangkan diri melalui bakatnya masing – masing.” Pesan M Yani di ratusan anak dan remaja pada kegiatan akselerasi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Gedung Wanita Kantor Bupati Biak Numfor, Papua. Beberawa

Plt Bupati Biak Numfor melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten III Setda Biak Numfor, Ir. Andarias Lameky, MM menjelaskan, akselerasi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga merupakan bentuk refleksi atas pencapaian dan keberhasilan penyelenggaraan kependudukan. Harus disikapi secara bijak untuk melakukan koreksi terhadap proses manajerial penyelenggaraan kependusukan dan kb yang sementara dilaksanakan.

Ia meminta BKKBN pusat dan dinas terkait untuk mengimprove kebijakan dan strategi di BKKBN sesuai dengan program prioritas pembanginan Jokowi – JK dengan memperhatikan perkembangan IPTEK dan budaya lokal dan dijadikan sebagai bahan rujukan dalam pelaksanaan program kependudukan, dan kb serta program pembangunan keluarga

Plt Bupati berharap seluruh jajajaran BKKBN pusat maupun daerah untuk terus mengkampanyekan dan mengedukasikan kepada masyarakat program kependusukan dan kb yang bertujuan untuk menekan laju pertambahan penduduk di Indonesia saat ini yang berjumlah 253 juta jiwa.

Selain dihadiri Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kabupaten Biak Numfor, Evi Fakdawer, kegiatan ini juga dihadiri para Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. (JER)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *