Habislah Gelap, Teranglah PLN

PALANGKA RAYA | ANALISAPUBLIK.COM – Setelah berjibaku selama tiga hari, puluhan petugas PLN gabungan berhasil mendirikan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) darurat, untuk menggantikan tower transmisi SUTT 150 KV yang roboh pada Jum’at, 02 Oktober 2018 lalu pada pukul 00:28 WIB.

Tower SUTT yang roboh terletak di Jalan Mahir Mahar arah Kelampangan, Palangka Raya merupakan Tower Sistem interkoneksi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah terputus. Gardu Induk (GI) Palangka Raya, GI Kasongan, GI Sampit dan GI Bagendang padam. Sistem untuk menyuplai Kalteng kehilangan daya sebesar 63 Mega Watt (MW) dan kerangka baja Tower yang roboh tersebuh hampir menimpa rumah warga.

Dari pantauan di Kota Palangka Raya akibat putusnya aliran listrik membuat kota Palangka Raya dan sekitarnya hampir lumpuh, terutama sektor perekonomian yang mengandalkan pasokan listrik.

Salah satunya H. Udin pemilik usaha konveksi sekaligus pemilik warnet, H. Udin mengatakan. “Duh kita banyak merugi mas, pelanggan banyak yang kecewa dan saya kena cass untuk jadwal yang tidak sesuai” ungkapnya.

Sementara itu kaum ibu rumah tangga banyak yang terpaksa tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena merekasangat tergantung dengan listrik.

Namun akhirnya mulai hari ini Senin (05/11/2018) akhirnya masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya bisa kembali menikmati aliran listrik yang normal. Ini berkat kerja keras PLN Palangka Raya yang berhasil membangun, dan ini urutan Program yang dirilis oleh PLN Kalteng
–Sebanyak 55 petugas PLN yang berkompetensi khusus diterjunkan mendirikan tiga tower darurat. Tower darurat akan digunakan untuk menggantikan tower SUTT yang roboh.

– Dua tower darurat berhasil berdiri Sabtu (03/11) pukul 18.00 Wib. Satu tower terakhir berdiri Minggu (04/11) pukul 10.00 Wib.

– Pengecekan konstruksi dan peralatan di ketiga tower darurat selesai dilaksanakan pukul 13.30 Wib. Selanjutnya dilanjutkan pemasangan kabel konduktor.

-Pemasangan kabel konduktor selesai dilakukan Minggu (04/11) pukul 17.30 wib. Kebel konduktor telah selesai terpasang di ketiga tower.

– Sistem interkoneksi Kalimantan Pengecekan peralatan Gardu Induk untuk memastikan semua parameter operasi aman dan safety dilakukan Minggu (04/11) pukul 18.00 Wib.

– Pengecekan Gardu Induk selesai dilakukan Minggu (04/11) pukul 20.00 Wib. Jaringan transmisi SUTT 150 kV siap dioperasikan.

– Minggu (04/11) pukul 20.12 Wib, jaringan transmisi 150 kV resmi beroperasi. Suplai listrik interkoneksi Kalselteng kembali normal. Secara bertahap suplai listrik dikirim ke GI Palangka Raya, GI Kasongan, GI Sampit dan GI Bagendang.

– Minggu (04/11) pukul 20.20 Wib, proses penormalan jaringan distribusi listrik ke pelanggan mulai dilaksanakn. Proses penormalan bertahap sampaisemua menyala memerlukan waktu kurang lebih 3 jam karena harus dilakukan secara manual.

Pihak PLN Palangka Raya memohon maaf atas ketidaknyamanan akibat pemadam ini dan juga berterima kasih atas doa serta dukungan untuk menyelesaikan pembangunan Tower SUTT darurat. (SUGIAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *