Pemerintah Pusat Gencarkan Belanja dan Jualan Online  

Sidoarjo – analisapublik.com

Ratusan pelaku UMKM di Sidoarjo mendapatkan pelatihan pengembangan pemasaran produk melaui internet di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo pagi tadi, (6/11).

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI tersebut dibuka oleh Sekjen Kementerian Kominfo RI, Farida Dwi Cahyarini. Kehadirannya dalam membuka Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online tersebut bersama Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Kominfo RI, Septiana Tangkary. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sidoarjo, Kepala Dinas Perindustrian Sidoarjo dan Perdagangan serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo ikut hadir dalam kesempatan tersebut.

Diawal sambutannya Farida Dwi Cahyarini katakan UMKM di Sidoarjo sangat luar biasa. Tidak salah dijuluki sebagai kota UMKM. Ia katakan pemerintah telah membangun  roadmap e commers/jualan online sejak empat tahun yang lalu.  Tepatnya tahun 2014. Pemerintah selalu berupaya memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan pelaku UMKM. Berbagai kemudahan bagi kemajuan UMKM di Indonesia telah diberikan. Seperti kemudahan pemberian kredit maupun dana hibah.

Kementerian Kominfo sendiri sudah membuat Renstra (Rencana Strategi) e commers. Harapannya ditahun 2020, Indonesia bisa meraup 130 milyar dollar Amerika dari transaksi e commers.

“Mungkin Sidoarjo ini adalah salah satu kota UMKM yang bisa diharapkan nanti mensupport UMKM di seluruh Indonesia,” ucap Farida Dwi Cahyarini

Ia katakan saat ini pelaku UMKM sudah memanfaatkan teknologi internet untuk mempromosikan dagangannya. Namun masih lebih besar  yang berbelanja online. Sekitar 30%. Sedangkan yang berjualan online sekitar 19%. Banyak keuntungan dalam berbelanja maupun berjualan online. Salah satunya produk yang dijual lebih luas jangkauannya dalam pemasaran. Selain itu faktor keamanan dalam bertransaksi antara penjual dan pembeli menjadi kelebihannya.

“Makin aman sebetulnya,” lanjutnya.

Masih dikatakan Farida bahwa kementerian Kominfo telah memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk dapat menjalankan e commer dengan lebih cepat. Yakni dengan membangun jaringan internet melalui palaparing atau kabel dibawah laut. Pengerjaannya sudah dilakukan. Bahkan di wilayah Barat Indonesia sudah 100% pengerjaanya. Untuk wilayah tengah sudah 80%. Sedangkan wilayah Timur 70% pembangunannya.

“Sidoarjo ini termasuk yang Barat,” ucapnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sidoarjo, Drs. Y. Siswojo, mengatakan ada 206 ribu pelaku UMKM di Sidoarjo. Data tersebut dirilis tahun 2017. Diera informasi teknologi saat ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkannya dalam mengenalkan produknya. Lewat handphone android semua bisa dilakukan. Ia katakan mau tidak mau, suka tidak suka, para pelaku dihadapkan pada perkembangan teknologi. Oleh karenanya para pelaku UMKM harus melek IT.

“Kehadiran ibu Sekjen sangat membantu bapak ibu dalam memasarkan produk UMKM menjadi go internasional, tidak hanya nasional,” ujarnya. (HERI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *