Memasak “ter” Juga Menjalin Ikatan Batin di Lokasi TMMD

BATANG | ANALISAPUBLIK.COM – – Salah satu hal yang tidak kalah penting dari pengaspalan TMMD sepanjang 2.359 meter, adalah urusan konsumsi material aspal cair atau ter. Tanpanya, pekerjaan menjadi terhambat walaupun tenaga dan cuaca sudah bersahabat, untuk itulah di pos ini juga penentu suksesnya TMMD.

Terlihat Kopda Nurhadi Susetio, anggota Satgas TMMD Reguler 103 dari Koramil 12 Tulis Kodim 0736 Batang, sedang melaksanakan tugasnya sebagai juru masak atau koki aspal. Tentunya dengan dibantu salah satu warga sasaran pembangunan, Syamhadi (38) warga Dusun/Desa Durenombo Kecamatan Subah. Rabu (7/11/18).

Tugas mereka hanya memasak selama satu bulan pengaspalan jalan pendekat dan penghubung antara Dusun Durenombo-Durensari dan Desa/Kecamatan Pecalungan. Aspal yang sudah matang, akan diberikan kepada para warga dan Satgas untuk dituang di badan jalan, kemudian ditaburi agregat split dan kemudian dilindas tandem roller dari DPU Kabupaten Batang.

Sementara bagi Syamhadi, dirinya menyatakan tidak terbebani akan tugas yang diembannya tersebut dalam menjaga ketersediaan cairan pelengket batu pecahan dan pasir. “Momen TMMD seperti ini menjadi suatu kehormatan bagi saya ikut membangun desa, walaupun hanya sekedar mengaduk aspal dan memastikan bara api terjaga. Jalan itu adalah milik saya juga dan seluruh warga Durenombo yang sudah bertahun-tahun menunggu dibangun.” ungkapnya.

Ini semua dilakukannya atas kesadaran dan niat untuk ibadah, serta sebagai ungkapan terimakasih karena setiap hari dirinya melewati jalan yang dulunya Makadam rusak untuk ke ladang. Ternyata kekompakan antara Satgas TMMD dengan masyarakat sasaran tidak sebatas gotong-royong di jalan dan rehab 5 Unit RTLH, namun aktivitas di dapur pun yang urusannya dengan asap dan panas juga terjalin. (AD/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *