Ditpolairud Polda Kepri Berhasil Melakukan Penangkapan Penyeludupan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati

BATAM | ANALISAPUBLIK.COM – Ditpolairud Polda Kepri berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) unit Mobil Pick Up dan 1 (satu) unit Speed Boat yang diawaki oleh Inisial T selaku Nakhoda dan Inisial S sebagai ABK (Anak Buah Kapal) di perairan sungai Lelai Kota Batam, Selasa (20/10/2018).

Kapal tersebut Bermuatan 11 Ekor Burung, Kakak Tua Warna Putih sebanyak 7 ekor, Nuri Bayan Betina Bulu Merah sebanyak 2 ekor, Nuri Bayan Jantan Bulu Hijau sebanyak 2 eko, Kura-kura sebanyak 51 ekor.

Berdasarkan hasil koordinasi dan identifikasi bersama KSDA Riau seksi Konservasi Wilayah II Batam dengan hasil indentifikasi terdapat 3 (tiga) ekor burung kakak tua putih status konservasi dilindungi, 2 (dua) ekor burung kakak tua maluku status konservasi dilindungi.2 (dua) ekor burung kakak tua jambul kuning kecil status konservasi dilindungi 4 (empat) ekor burung nuri bayan status konservasi dilindungi.

Sedangkan terhadap barang bukti kura – kura sebanyak 51 ekor status konservasi tidak dilindungi.

Tersangka dikenai Pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a, huruf c Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya jo pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP pidana, dengan ancaman penjara 5 tahun kurungan. Sebagai bahan bukti polisi mengamanka 1 (satu) unit Speed Boat
3 (tiga) ekor Burung Kakak Tua Putih status konservasi dilindungi, 2 (dua) ekor Burung Kakak Tua Maluku status konservasi dilindungi, 2 (dua) ekor Burung Kakak Tua Jambul Kuning Kecil status konservasi dilindungi, 4 (empat) ekor Burung Nuri Bayan status konservasi dilindungi, 51 (lima puluh satu) ekor Kura – Kura, 1 unit mobil Pick Up bp 85XX DH.

Iwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *