Kedubes Uni Eropa Temui Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat

Wagub Beri Jaminan Kemudahan Bagi Para Investor Eropa.

ANALISAPUBLIK.COM | Mataram – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd menerima kunjungan delegasi negara Uni Eropa di ruang kerjanya, Kamis (06/12).

Delegasi tersebut terdiri dari Wakil Duta Besar Slovenia Andrej Kralj, Duta Besar Inggris di Jakarta Michael Hancock dan John Makin Vice Consul Kedubes Inggris di Bali.

Kehadiran para Duta Besar tersebut menawarkan bantuan untuk mendukung pemulihan pariwisata di NTB pasca gempa yang melanda Lombok dan Sumbawa beberapa waktu lalu.

Salah satu bantuan yang ditawarkan adalah bantuan melalui program mitigasi bencana, karena bencana bisa datang kapan saja dan dimana saja dan menuntut kesiap siagaan kita agar tetap tenang namun selalu waspada.

“Kami memiliki rasa simpati atas bencana gempa yang melanda NTB dan kami akui akibat dampak gempa bumi lalu, menyebabkan angka kunjungan wisatawan Eropa ke Lombok menurun,” kata Michael Hancock.

Sementara itu Wagub NTB dalam kata penerimaannya terhadap Kedubes dan Consulat tersebut yang mewakili 30 negara Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunai Darussalam mengatakan akan memberi jaminan kemudahan bagi perusahan negara Eropa yang ingin berinvestasi di NTB.

“Kita akan buka peluang investasi diberbagai sektor yang didukung oleh kemudahan dan prosedur yang simpel,” ungkap Wagub yang sering disapa dengan sebutan Ummi Rohmi.

Sedangkan Andrej Kralj Wakil Dubes Slovenia mengatakan salah satu yang harus kembali dibangun agar turis bisa kembali mengunjungi NTB adalah dengan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi mereka.

“Yang tidak kalah penting, disamping kelengkapan data turis, fasilitas dan prasarana yang aman, ke depannya ia juga menyarankan agar dibuat layanan khusus “emergancy call” untuk mengakomodir keamanan turis selama berkunjung di NTB. Setidaknya, dengan nomer khusus yang langsung dapat diakses turis itu, kapan saja dan dimana saja, turis bisa merasa aman menghabiskan waktunya di NTB,” jelasnya. (Bul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *