Himpitan Ekonomi Membuat Mawardi Mengakhiri Hidupnya

ANALISAPUBLIK.COM | Mandailing Natal – Akibat himpitan ekonomi Mawardi (48 th) warga Desa Sirambas kec. Panyabungan Barat, nekad menggantung dirinya di pohon.

Peristiwa ini diketahui oleh seseorang yang sedang melintas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar jam 14.00 wib Sabtu (8/12/18), ia melihat ada orang yang lagi tergantung di pohon, kemudian ia langsung melaporkan apa yang dilihatnya itu kepada warga lain.

Oleh warga lain bersama-sama mencari tahu siapa orang yang tergantung itu, dan kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Panyabungan, namun alangkah terkejutnya warga ketika melihat yang tergantung itu adalah Mawardi.

Menurut pengakuan keluarga, sejak tadi pagi Mawardi pergi dari rumah, keluarga pun mengira ia pergi mencari biaya untuk keperluan anaknya yang lagi sakit karena kecelakaan, dan berencana akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Sumatera Barat, namun ia mungkin merasa biaya yang diperlukan cukup banyak, dan beban pikirannya berat, sehingga membuat frustrasi, ia akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri.

Kapolsek Panyabungan AKP Andi Gustawi membenarkan kejadian itu “Memang benar ada seseorang warga Sirambas yang diketahui bernama Mawardi, meninggal akibat gantung diri, kemudian kita bawa ke RSUD Panyabungan untuk dilakukan visum dan kemudian kita serahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakamannya,” ungkapnya. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *